Zona Risiko Covid-19 Meluas, Gubernur Banten Terapkan PSBB di Seluruh Wilayah

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Banten Wahidin Halim (tengah) bersama Ketua DPW PKS Banten Miftahudin (kanan) dan Ulama senior KH Zaenal Abidin (kiri) mengikuti Istigosah dan Doa Bersama untuk keselamatan warga Rohingya-Myanmar di Mesjid Albantani Serang, 5 September 2017. Wahidin Halim bersama jajaran Muspida, sejumlah Ulama serta ratusan ASN dan warga masyarakat menggelar Istigosah dan doa bersama. ANTARA/Asep Fathulrahman

    Gubernur Banten Wahidin Halim (tengah) bersama Ketua DPW PKS Banten Miftahudin (kanan) dan Ulama senior KH Zaenal Abidin (kiri) mengikuti Istigosah dan Doa Bersama untuk keselamatan warga Rohingya-Myanmar di Mesjid Albantani Serang, 5 September 2017. Wahidin Halim bersama jajaran Muspida, sejumlah Ulama serta ratusan ASN dan warga masyarakat menggelar Istigosah dan doa bersama. ANTARA/Asep Fathulrahman

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Banten Wahidin Halim memutuskan untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di semua wilayah provinsi itu setelah zona risiko Covid-19 meluas. 

    Ketetapan itu diatur dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten No 443/Kep.209-Huk/2020 tentang penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten dalam rangka percepatan penanganan COVID-19.

    Aturan PSBB tersebut berlaku di seluruh wilayah Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten, sejak tanggal ditetapkan yakni 7 September hingga 14 hari ke depan, atau hingga 20 September 2020. PSBB dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran Covid-19.

    Dalam keputusan itu, Gubernur Banten memerintahkan pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten wajib melaksanakan PSBB. Para wali kota dan bupati juga diwajibkan konsisten mendorong serta mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

    Baca juga: Waspada Penularan Covid-19, Pemerintah Kota Tangerang Periksa Semua Tamu

    Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan PSBB diberlakukan menyusul tren kasus Covid-19 di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten meningkat cukup signifikan.

    "Tidak ada rapat evaluasi PSBB tahap 10 atau perpanjangan PSBB ke-9 di Banten. PSBB segera diperpanjang dan sekarang berlaku untuk seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten," kata Wahidin Halim.

    Gubernur Banten mengambil keputusan itu setelah mendapatkan laporan terakhir dari Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Banten Ati Pramudji H pada Minggu 6 September, yang menyatakan jika zona risiko di setiap kabupaten/kota di Banten cenderung meningkat.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...