Perampokan Apotek di Kramat, Polisi Tangkap Basah 2 Orang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembobolan rumah.[nypost]

    Ilustrasi pembobolan rumah.[nypost]

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisan Sektor Senen menangkap basah dua laki-laki yang tengah melakukan perampokan di apotek Titi Murni di kawasan Kramat, Senen, Jakarta Pusat pada Ahad dini hari lalu. Dari pengusutan sementara, kedua pelaku ternyata merupakan komplotan spesialis pembobol rumah.

    "Modus operandinya para pelaku membobol apotek dengan cara merusak pintu tanpa ijin pemilik," ujar Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono dalam keterangan tertulis, Senin, 7 September 2020.

    Mengenai kronologi penangkapan para pelaku, Ewo mengatakan berawal dari laporan masyarakat. Saat itu, warga sekitar curiga dengan aktivitas sekelompok orang di depan apotek yang berada di seberang SMA Muhammadiyah 1 itu.

    "Kami mendapat laporan itu sekitar pukul 04.00 WIB," kata Ewo.

    Beberapa personel kepolisan kemudian diterjunkan ke lokasi untuk memeriksa. Saat didatangi, polisi mendapati lima orang pelaku yang sedang membobol pintu apotek.

    Namun sayangnya, tiga pelaku berhasil melarikan diri saat itu. Sehingga saat ini hanya dua orang yang ditangkap dengan masing-masing inisal MS dan YS. Dari tangan kedua pelaku, polisi menyita linggis yang digunakan untuk membobol pintu, senter, serta gembok dan rantai yang sudah rusak dicongkel.

    Para pelaku saat ini berada di Polsek Senen untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menjerat keduanya degan Pasal 53 ayat (1) Jo Pasal 363 KUHP tentang percobaan pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.