Cerita Pedagang Kue Soal Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Khong Guan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pabrik PT Khong Guan di Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa siang, 8 September 2020. Tempo/Adam Prireza

    Pabrik PT Khong Guan di Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa siang, 8 September 2020. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta -Kabar dua karyawan pabrik produksi makanan biskuit PT Khong Guan Biscuit Factory telah diketahui oleh para penjual kue yang berada di Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur. Salah satunya adalah Toyo, 50 tahun, yang berjualan di samping Naga Swalayan Ciracas, Jakarta Timur, dekat dengan pabrik Khong Guan. Toyo menduga kedua karyawan itu tertular Covid-19 di luar pabrik.

    “Saya rasa sih tertular di luar. Mungkin saat makan atau beraktivitas lainnya,” ujar Toyo saat Tempo temui di tokonya pada Selasa, 8 September 2020. 

    Baca Juga: Sudin Narketrans: Ada yang Positif, Pabrik Khong Guan Harus Ditutup Sementara

    Menurut dia, penerapan protokol kesehatan di area pabrik Khong Guan sudah diterapkan dengan ketat. Setidaknya tiga kali dalam satu pekan Toyo masuk ke area pabrik untuk membeli kue Khong Guan yang akan ia jual kembali di tokonya. “Masuk itu harus pakai masker, dicek suhu tubuh, dan disuruh cuci tangan. Tempatnya (cuci tangan) sudah disediakan,” tuturnya. 

    Berdasarkan pantauan Tempo, kondisi area pabrik Khong Guan pada siang hingga sore hari sepi. Tak banyak orang yang berlalu lalang di area halamannya. Di pintu gerbang tampak beberapa spanduk yang berisi pesan untuk menerapkan protokol kesehatan. Terlihat pula seorang satpam yang mengecek suhu tubuh orang yang hendak masuk ke area pabrik.

    Sebelumnya,  Pemerintah Kota Jakarta Timur menemukan sejumlah pelanggaran protokol kesehatan di pabrik Khong Guan seusai sejumlah pegawai terkonfirmasi positif dan reaktif Covid-19. Temuan itu dilaporkan oleh petugas gabungan dari unsur petugas kecamatan, kelurahan, Sudin Tenaga Kerja, serta Satpol PP setempat saat melakukan monitoring dan evaluasi ke pabrik Khong Guan.

    "Saya mendapat laporan di bagian toko, masih ada beberapa karyawan yang tidak menjaga jarak dan tidak memakai face shield (pelindung wajah)," kata Camat Ciracas.

    Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Sudin Nakertrans) Jakarta Timur menyatakan pabrik Khong Guan harus tutup sementara jika ada pegawainya yang positif Covid-19 untuk mencegah penularan meluas. "Kalau benar ada yang positif, maka prosedur itu harus ditempuh," ujar Kasudin Nakertrans Jakarta Timur Galuh Prasiwi. Galuh mengatakan kepastian penutupan sementara pabrik biskuit Khong Guan tersebut masih menunggu kesimpulan hasil monitoring dan evaluasi ke lokasi pabrik.

    ADAM PRIREZA | TEMPO.CO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.