Wakapolri dan Kapolda Metro Jaya Tinjau Pemakaian Masker di Tanah Abang

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana saat konferensi pers terkait kampanye protokol kesehatan di Polda Metro Jaya, Kamis, 10 September 2020. Polda Metro Jaya menggelar acara bertajuk 'Pembagian Masker Secara Serentak, Kampanye Jaga Jarak, Hindari Kerumunan dalam Rangka Operasi Yustisi Penggunaan Masker dan Pilkada 2020 yang Aman, Damai, dan Sehat'. Dengan adanya kampanye tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, khususnya dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 bisa berjalan dengan baik dan selamat. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana saat konferensi pers terkait kampanye protokol kesehatan di Polda Metro Jaya, Kamis, 10 September 2020. Polda Metro Jaya menggelar acara bertajuk 'Pembagian Masker Secara Serentak, Kampanye Jaga Jarak, Hindari Kerumunan dalam Rangka Operasi Yustisi Penggunaan Masker dan Pilkada 2020 yang Aman, Damai, dan Sehat'. Dengan adanya kampanye tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, khususnya dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 bisa berjalan dengan baik dan selamat. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono bersama Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana pagi menginspeksi ketertiban masyarakat memakai masker di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat pagi, 11 September 2020. Inspeksi mendadak itu merupakan bagian dari Operasi Yustisi yang telah digelar sejak kemarin, Kamis, 10 September 2020.

    "Operasi ini untuk melihat bagaimana masyarakat yang datang dari beberapa daerah ke Jakarta, apakah mereka sudah disiplin protokol kesehatan," ujar Wakapolri di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat, 11 September 2020. 

    Gatot mengatakan kepolisian menemukan beberapa orang yang tidak mengenakan masker. Mereka semua mendapat teguran dan diberi masker gratis untuk dikenakan. 

    Masker gratis merupakan salah satu kegiatan di program 5 juta masker gratis untuk warga Jakarta. "Ini salah satu bentuk sosialisasi kami agar masker kelak menjadi budaya baru di dalam new normal ini," kata dia. 

    Selain mengecek kepatuhan masyarakat, Gatot juga melihat kesiapan sarana dan prasarana kereta Commuter Line dalam melayani masyarakat. Gatot menilai seluruh protokol kesehatan sudah diterapkan oleh pihak stasiun, mulai dari antrean pembelian tiket hingga saat berada di dalam kereta. 

    Gatot mengatakan kepolisian akan melibatkan unsur masyarakat dalam mengawasi dan menegakkan disiplin memakai masker. Salah satu contohnya seperti mengajak jager atau preman untuk mengawasi disiplin masyarakat. 
    "Kami lakukan adalah membuat penegak-penegak disiplin di internal atau penegak disiplin berbasis komunitas," kata Gatot. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.