Polisi Tangkap Pembuat E-KTP Palsu di Jakarta Utara, 2 Masih Buron

Ilustrasi pembuatan e-KTP. Dok.TEMPO/Suryo Wibowo

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menangkap lima tersangka pembuat E-KTP palsu yang menjalankan operasinya di Jalan Raya Tipar Cakung, Semper Barat, Cilincing, Jakarta utara pada Selasa 7 Juli 2020. Kelima tersangka adalah DWM, 45 tahun, I alias C (40), E alias A (42), MS (23) dan IA (41).

"Para tersangka dalam kegiatan sehari-harinya memiliki usaha di bidang jasa percetakan sehingga mudah untuk melakukan perbuatan tersebut," ujar Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Djarwoko dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 September 2020.

Djarwoko berujar, tersangka DWM berperan sebagai penampung pesanan dan menerima data identitas dari pemesan untuk pembuatan E-KTP bodong. Sementara I bertugas menjadi perantara dan memberikan data identitas untuk pembuatan E- KTP palsu; E merupakan pembuat E - KTP palsu dan memiliki usaha percetakan di Pasar Pramuka, Jakarta Pusat; serta MS dan IA bertugas sebagai kurir pengirim blanko KTP kosong.

"Selain itu, ada dua tersangka lain yang masih buron, yakni F dan MF," kata Djarwoko.

Kasus E-KTP bodong ini diungkap atas laporan masyarakat yang diterima polisi. Selanjutnya, petugas melakukan undercover buying dengan menghubungi tersangka DWM. Polisi memesan sesuai kesepakatan dengan harga Rp 500 ribu per lembar E-KTP palsu.

"Dalam satu minggu, pesanan sudah jadi," ujar Djarwoko.

Baca juga: Kata Lurah Grogol Selatan Soal E-KTP Djoko Tjandra

Menurut Djarwoko, sindikat ini mencari pemesan yang akan membuat KTP elektronik palsu dengan memakai persyaratan yang mudah. Cukup memberikan data identitas diri tanpa melalui proses di Suku Dinas Kependudukan. Usaha ini disebut sudah dijalankan sejak 2018.

Para tersangka pembuat E-KTP palsu dijerat dengan Pasal 96 juncto Pasal 5 Huruf F dan G Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan. Mereka terancam dihukum penjara maksimal 10 tahun.






KPAI Minta Empat Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan Dapat Rehabilitasi Maksimal

11 hari lalu

KPAI Minta Empat Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan Dapat Rehabilitasi Maksimal

Empat anak terduga pelaku pemerkosaan masih berusia antara 11 dan 14 tahun.


Kasus Empat Anak Perkosa Remaja di Jakut, Hotman Paris Nilai Polisi Bersikap Setara

13 hari lalu

Kasus Empat Anak Perkosa Remaja di Jakut, Hotman Paris Nilai Polisi Bersikap Setara

Hotman Paris Hutapea menilai Polres Jakarta Utara telah setara dalam memproses kasus dugaan pemerkosaan yang korban dan pelaku anak di bawah umur


Proses Hukum Empat Anak Diduga Memperkosa Remaja di Jakut Berlanjut

13 hari lalu

Proses Hukum Empat Anak Diduga Memperkosa Remaja di Jakut Berlanjut

Empat anak yang diduga memperkosa korban masih berusia antara 11 dan 14 tahun.


4 Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan di Jakut Direkomendasikan tidak Dibina Keluarganya

13 hari lalu

4 Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan di Jakut Direkomendasikan tidak Dibina Keluarganya

Komnas Perlindungan Anak menilai kondisi keluarga empat anak terduga pelaku pemerkosaan itu tidak baik sehingga mempengaruhi perilaku mereka


Hotman Paris Desak Tutup Opsi Damai di Kasus Pemerkosaan Remaja di Jakarta Utara

16 hari lalu

Hotman Paris Desak Tutup Opsi Damai di Kasus Pemerkosaan Remaja di Jakarta Utara

Seorang remaja putri berusia 13 tahun diduga diperkosa 4 orang di hutan kota Jakarta Utara. Keluarga korban mengadu ke Hotman Paris Hutapea


Cinta Ditolak, Remaja Putri jadi Korban Pemerkosaan Empat Anak di Jakarta Utara

16 hari lalu

Cinta Ditolak, Remaja Putri jadi Korban Pemerkosaan Empat Anak di Jakarta Utara

Para terduga pelaku pemerkosaan masih berusia 12-14 tahun


Apa Saja Syarat Bikin SIM C dan SIM A

40 hari lalu

Apa Saja Syarat Bikin SIM C dan SIM A

SIM C adalah surat izin mengemudi di jalan raya yang wajib dimiliki pengendara sepeda motor, sedangkan SIM A untuk mobil.


Polisi Periksa Bos Judi Online di Jakarta Utara Soal Dugaan Aniaya Eks Karyawan

52 hari lalu

Polisi Periksa Bos Judi Online di Jakarta Utara Soal Dugaan Aniaya Eks Karyawan

Polres Metro Jakarta Utara memeriksa bos judi online di Jakarta Utara atas dugaan penganiayaan esk karyawan.


7 Cara Cek NIK e-KTP untuk Memastikan Aktif atau tidak

53 hari lalu

7 Cara Cek NIK e-KTP untuk Memastikan Aktif atau tidak

Simak cara cek NIK online untuk memastikan terdaftar atau tidak di Dukcapil


KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

29 Juni 2022

KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

Gamawan Fauzi dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Paulus Tannos selaku Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra.