Kecelakaan di Tol Jagorawi, Bus Terpelanting Tabrak 2 Mobil

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemerintah akan memulangkan tujuh jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang menjadi korban kecelakaan lalulintas di Penang Malaysia, Selasa 24 Oktober 2017.

    Pemerintah akan memulangkan tujuh jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang menjadi korban kecelakaan lalulintas di Penang Malaysia, Selasa 24 Oktober 2017.

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu unit bus dilaporkan terpelanting dan menabrak dua mobil minibus di Tol Jagorawi menjelang Gerbang Tol Cililitan 2, Jakarta Timur, Senin siang, 14 September 2020.

    "Satu bus sepertinya kendaraan jemputan karyawan milik pemerintah. Dia menabrak pembatas jalan tol dekat Rumah Sakit Polri," ujar saksi mata kejadian, Amri (42), di Jakarta.

    Pria yang bekerja sebagai sopir ambulans itu mengatakan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB saat terjadi hujan deras.

    Amri mengatakan bus berwarna hitam itu menabrak pembatas jalan di lajur lambat KM1 Tol Jagorawi arah Jakarta.

    "Busnya sempat terpelanting lalu menabrak kendaraan pribadi jenis minibus yang melintas di sebelahnya," kata Amri.

    Posisi akhir bus berada di lajur cepat dengan keadaan terbalik 90 derajat, sementara dua minibus mengalami ringsek di sejumlah bagian bodi kendaraan.

    Kanit Induk 1 Patroli Jalan Raya (PJR) AKP Bambang Krisnadi yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan adanya kecelakaan itu.

    "Saat ini sedang saya tangani," katanya.

    Belum dilaporkan kemungkinan timbul korban dalam kejadian tersebut.

    Sementara itu kecelakaan bus di KM1 Tol Jagorawi arah Jakarta telah memicu kemacetan lalu lintas hingga KM5.

    "Tol Jagorawi TMII - Kali Cipinang padat, kepadatan di keluar UKI/Kodam Jaya ada penanganan kecelakaan kendaraan bus terbalik," demikian informasi dari laman Twitter @PTJASAMARGA.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.