Selama Pandemi, 6.096 lokasi Fasilitas Umum di Jakarta Timur Telah Didisinfektan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan cairan disinfektan di pemukiman warga di RW 08 Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta, Ahad, 23 Agustus 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan cairan disinfektan di pemukiman warga di RW 08 Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta, Ahad, 23 Agustus 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Timur, lewat Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan setempat, mengatakan sudah mendisinfektan 6.096 lokasi fasilitas umum selama pandemi Covid-19. Fasilitas umum yang disemprot adalah sekolah, taman, rumah ibadah, gedung perkantoran, pertemuan, serta kantor pemerintahan.

    Penyemprotan fasilitas dengan disinfektan itu dilakukan oleh 26.482 personel. “Untuk armada sebanyak 9.070,” kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Timur, Gatot Sulaiman, Rabu, 16 September 2020.

    Pada hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB pada Senin, 14 September 2020, ada 60 lokasi fasilitas umum yang didisinfektan. Jumlah itu, kata Gatot, diperkirakan akan terus meningkat setelah adanya PSBB.

    Kegiatan itu merupakan upaya untuk menekan jumlah penyebaran Covid-19 di wilayah Jakarta Timur. Selain inisiatif dari Sudin Penanggulangan Kebakaran, penyemprotan disinfektan dapat dilakukan berdasarkan permintaan warga.

    Warga yang hendak meminta bantuan penyemprotan disinfektan dapat mengirim surat permohonan. “(Dapat dikirim) ke Pos Damkar, kantor Sektor Damkar, atau kantor Sudin Damkar Jakarta Timur,” kata Gatot.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.