Selain Terinfeksi Covid-19, Sekda DKI Mengidap Penyakit Jantung dan Asam Lambung

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Daerah DKI Saefullah saat memaparkan rencana revitalisasi Monas  di Balai Kota, Jumat 24 Januari 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    Sekretaris Daerah DKI Saefullah saat memaparkan rencana revitalisasi Monas di Balai Kota, Jumat 24 Januari 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Sekretaris Daerah atau Sekda DKI Saefullah meninggal karena terinfeksi Covid-19. Kondisinya bertambah parah karena almarhum menderita beberapa penyakit komplikasi.

    Saefullah telah dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu, 16 September 2020, pukul 12.55. "Sejak 10 hari beliau dirawat di rumah sakit karena ada gangguan penyakit asam lambung yang dideritanya dan beberapa penyakit lainnya," kata Riza di Balai Kota DKI hari ini. "Termasuk ada gangguan jantung."

    Baca Juga: Anies: Keluarga Minta Masyarakat Tak Kirim Bunga ke Rumah Duka Sekda DKI

    Sejak beberapa hari lalu, Saefullah telah menggunakan ventilator di rumah sakit. Saefullah sudah merasakan sakit sejak dua pekan lalu. Bahkan, Gubernur DKI Anies Baswedan sempat melarang Saefullah mengikuti rapat paripurna di DPRD DKI.

    "Sudah istirahat sejak Jumat, Sabtu, Minggu (dua pekan lalu). Tapi Senin karena tanggung jawab hadir (rapat paripurna)."

    Selama sidang paripurna berjalan Senin pekan lalu itu, Sekda DKI Saefullah juga terasa masih tidak enak badan. "Setelah istirahat kembali ke dokter. Senin itu diperiksa swab," ujarnya. "Ketika diperiksa hasilnya positif."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.