Sandiaga Uno Mengenang Sekda DKI Saefullah Sebagai Birokrat Ulung dan Solutif

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekda Jakarta Saefullah bersama Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno memakai payung saat meninjau jalan layang Pancoran, Jakarta, 14 Januari 2018. Rencananya pada hari Senin, 15 Januari 2018 jalan layang ini akan bisa dipakai oleh warga DKI Jakarta. TEMPO/Naufal Dwihimawan Adjiditho

    Sekda Jakarta Saefullah bersama Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno memakai payung saat meninjau jalan layang Pancoran, Jakarta, 14 Januari 2018. Rencananya pada hari Senin, 15 Januari 2018 jalan layang ini akan bisa dipakai oleh warga DKI Jakarta. TEMPO/Naufal Dwihimawan Adjiditho

    TEMPO.CO, Jakarta -Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno alias Sandiaga Uno, menyampaikan ucapan belasungkawa atas mennggalnya Sekretaris Pemerintah Daerah Provinsi atau Sekda DKI Saefullah.

    Hal itu ia Sandiaga Unosampaikan lewat pesan suara yang Tempo terima hari ini, Rabu, 16 September 2020. “Atas nama seluruh keluarga menyampaikan ucapan belasungkawa yang sangat mendalam atas kepergian sahabat saya, Bapak Haji Saefullah,” kata Sandiaga. 

    Sandiaga mengenang kembali sosok Saefullah.Ia mengatakan telah mengenal Saefullah saat dirinya harus berhubungan dengan Pemprov DKI Jakarta sebagai pengusaha.

    Menurut , Saefullah adalah sosok birokrat yang sangat berpengalaman. Saat berkelling Jakarta dalam menawarkan gagasan pada 2015-2016 lalu, kata Sandiaga, nama Saefullah selalu muncul sebagai seseorang yang sangat dihormati. 

    Baca juga : Sekda DKI Saefullah, Sang Pendamping Empat Gubernur Jakarta Itu Berpulang 

    Ia menyebut Saefullah merupakan pejabat yang solutif dan kongkret dalam menyelesaikan masalah. Menurut Sandiaga, mantan guru sekolah dasar itu juga dengan dan selalu hadir di tengah-tengah warga Ibu Kota. Hubungan keduanya semakin erat di saat Sandiaga terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. 

    Sejak saat itu, kata Sandiaga, dirinya kerap berdiskusi dengan Saefullah terkait berbagai macam persoalan di Jakarta. Menurut Sandiaga, Saefullah adalah pejabat yang mampu bekerja secara diam-diam, namun selalu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.Ia juga mengatakan Saefullah memiliki hubungan yang baik dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI serta kementerian dan lembaga lainnya.  

    Sandiaga mengatakan prestasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyelesaikan berbagai masalah tak lepas dari peran Saefullah sebagai Sekretaris Daerah. Termasuk, kata Sandiaga, keberhasilan Pemerintah Provinsi dalam menekan lonjakan harga bahan pokok dan biaya hidup masyarakat. 

    “Kita hari ini kehilangan salah satu tokoh birokrat terbaik yang bangsa ini pernah milki,” tutur Sandiaga Uno. 

    Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti memastikan Sekretaris Daerah atau Sekda DKI Saefullah meninggal karena kerusakan pada jaringan paru akibat infeksi Covid-19 atau shock sepsis irreversible. "Siang ini, Bapak Sekda kita, Bapak Saefullah, telah berpulang," kata Widyastuti melalui keterangan tertulisnya hari ini. 

    Kerusakan pada paru-paru itu menyebabkan gagal napas yang tidak dapat diperbaiki. Infeksi virus Corona itu menyebab almarhum sulit bernafas karena tidak bisa terjadi pertukaran oksigen yang memadai. "Mari kita semua doakan agar Bapak Saefullah dilapangkan di sisi-Nya."

    Saefullah menjalani perawatan di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan sejak 8 September 2020 hingga akhirnya dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto pada Ahad dini hari, 13 September 2020.

    Rencananya jenazah Saefullah akan dimakamkan dengan protokol COVID-19 di tanah pemakaman keluarga di Rorotan, Jakarta Utara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.