Warga Rorotan Kehilangan Sekda DKI Saefullah: Sosok yang Sederhana

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah mewakili Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pembukaan Milad Jawara Betawi di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Ahad, 5 November 2017. TEMPO/Larissa

    Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah mewakili Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pembukaan Milad Jawara Betawi di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Ahad, 5 November 2017. TEMPO/Larissa

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara berduka dan menyebut almarhum Sekretaris Daerah disingkat Sekda DKI Jakarta Saefullah sebagai sosok yang sederhana.

    "Orangnya sederhana, merakyat, sangat peduli dengan lingkungan, bahkan dengan semua warga sekitar tempat tinggalnya," kata Ketua RT 03/RW 08 Kelurahan Rorotan, Ahmad Fauzi di sekitar rumah duka, Rabu, 16 September 2020.

    Baca juga : Sekda DKI Saefullah, Sang Pendamping Empat Gubernur Jakarta Itu Berpulang

    Almarhum Saefullah kata Ahmad merupakan warga asli kampung Rorotan dan merupakan kebanggaan semua warga dengan jabatan tertinggi sebagai sekretaris daerah untuk aparatur sipil negara (ASN) tingkat provinsi.

    Kepergian Sekda DKI merupakan kabar yang sangat memilukan buat semua warga DKI, khususnya keluarga besar di wilayah RW 08 Kelurahan Rorotan.

    Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah tutup usia pada Rabu ini pukul 12.55 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

    Sebelumnya Saefullah menjalani perawatan di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan sejak 8 September 2020 hingga akhirnya dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto pada Minggu 13 September 2020 dini hari.

    Saefullah telah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta sejak 17 Juli 2014. Sebelumnya, Saefullah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat pada tahun 2008-2014.

    Saat ini warga sedang mempersiapkan tempat pemakaman almarhum Sekda Saefullah di sekitar lokasi rumah duka.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.