Detail Keterlibatan Anggota TNI AU dan AL dalam Penyerangan Polsek Ciracas

Mobil yang rusak usai penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2020. Markas Kepolisian Sektor Ciracas di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, diserang sekelompok orang yang tidak dikenal, Sabtu (29/8) dini hari. Para penyerang merusak dan membakar sejumlah fasilitas milik petugas polisi, sampai saat ini motif penyerangan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Markas Polsek Ciracas tidak hanya berasal dari matra TNI Angkatan Darat. Dari total 65 tersangka, 7 di antaranya berasal dari Angkatan Laut dan 1 orang dari Angkatan Udara.

Ketua tim penyidik dari TNI Angkatan Laut, Kolonel Budi menjelaskan tujuh tersangka dari matranya terlibat dalam sebuah grup dengan tersangka dari matra lain. "Pada umumnya mereka ikut dalam kelompok di titik-titik kumpul dan berkonvoi di titik satu ke titik kumpul berikutnya," ujar Budi saat konferensi pers di Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu, 16 September 2020.

Baca Juga: Puspom TNI: Penyerang Polsek Ciracas Tahun 2020 Tidak Terlibat Insiden 2018

Budi mengatakan para tersangka dari matranya berasal dari satuan yang berbeda-beda. Sebanyak 3 tersangka berasal dari satuan Marinir, 3 dari Markas Besar TNI AL, dan 1 dari Armada I Jakarta.

"Sehingga kita penyidik dari POM TNI Angkatan Laut sudah merumuskan dengan jeratan Pasal 169 dan 164 KUHP ayat I bahwa permufakatan jahat dan mereka berkumpul untuk melaksanakan itu," kata Budi.

Sementara itu, Ketua tim penyidik dari Angkatan Udara, Kolonel Pom Sarante mengatakan bahwa pihaknya sudah memeriksa 19 orang prajurit di matranya dalam kasus ini. Dari jumlah tersebut, satu orang ditetapkan sebagai tersangka dijerat Pasal 170 KUHP.

"Dia memang mengikuti dan di waktu yang bersamaan dengan kejadian yang ada," kata Sarante.

Sarante mengatakan, POM AU saat ini juga masih mendalami dua personel dari matranya yang diduga terlibat perusakan Polsek Ciracas. Sementara sisa prajurit lain yang sudah diperiksa, telah dipulangkan.

"Yang dua ini statusnya masih di tengah-tengah, apakah bisa diangkat sebagai tersangka atau hanya saksi."

Polsek Ciracas diserang oleh anggota TNI pada Sabtu dini hari, 29 Agustus 2020 lalu. Sejumlah mobil seperti milik Wakapolsek Ciracas dan bus operasional dirusak. Selain itu, pagar kantor juga dirobohkan. Mayoritas tersangka dalam kasus ini adalah prajurit TNI dari Angkatan Darat, yakni sebanyak 57 orang.

Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat Letnan Jenderal TNI Dodik Wijanarko berujar, mayoritas prajurit dari matranya yang ditetapkan sebagai tersangka merupakan Prajurit Dua dari Tamtama lulusan 2017. Total ada 47 orang yang masuk dalam golongan itu.

"Rata-rata satu angkatan itu pemikiran emosional. Belum ditemukan motif lain," kata Dodik.

Dodik mengatakan, hasil pemeriksaan terhadap para tersangka dan saksi menunjukkan bahwa motif penyerangan ini didasari oleh berita bohong yang dibuat Prada MI. Dia mengaku tak mengalami kecelakaan tunggal dan justru dikeroyok oleh orang. Informasi itu lantas diterima oleh tersangka dari sebuah grup.






Begini Ciri Pelat Nomor Mobil Dinas Anggota TNI dan Polri yang Asli

2 hari lalu

Begini Ciri Pelat Nomor Mobil Dinas Anggota TNI dan Polri yang Asli

Begini tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang digunakan mobil dinas anggota TNI dan Polri. Apa ciri pelat nomor yang digunakannya?


Puan Maharani Diangkat Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir, Apa Artinya?

2 hari lalu

Puan Maharani Diangkat Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir, Apa Artinya?

Puan Maharani Ketua DPR dan perempuan pertama yang mendapat anugerah sebagai Warga Kehormatan Marinir


Prabowo Subianto: Senjata Indonesia adalah Cintanya Rakyat kepada Republik

3 hari lalu

Prabowo Subianto: Senjata Indonesia adalah Cintanya Rakyat kepada Republik

Prabowo mengatakan keberadaan komando cadangan yang terbentuk saat ini merupakan kali pertama dalam sejarah Indonesia.


Ratusan Personel Gabungan TNI-Polri Dikerahkan Usai Kericuhan di Dogiyai Papua

6 hari lalu

Ratusan Personel Gabungan TNI-Polri Dikerahkan Usai Kericuhan di Dogiyai Papua

Polda Papua memastikan situasi di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, kondusif setelah kericuhan dan pembakaran kios pada Sabtu, 21 Januari 2023


366 Personel Gabungan TNI - Polri Jaga Imlek 2023 di 38 Vihara Jakarta Barat

6 hari lalu

366 Personel Gabungan TNI - Polri Jaga Imlek 2023 di 38 Vihara Jakarta Barat

Sebanyak 366 personel gabungan jaga vihara di Jakarta Barat pada perayaan Imlek 2023 ini.


Imlek 2023, Begini Persiapan Pengamanan Polda Metro Jaya

7 hari lalu

Imlek 2023, Begini Persiapan Pengamanan Polda Metro Jaya

Selain oleh personel Polri, tempat ibadah dan liburan Imlek 2023 juga dijaga oleh 343 personel TNI dan 1.291 petugas dari pemerintah daerah.


KPK Periksa 7 Saksi dalam Korupsi Kapal Pengangkut Tank di Kementerian Pertahanan

8 hari lalu

KPK Periksa 7 Saksi dalam Korupsi Kapal Pengangkut Tank di Kementerian Pertahanan

KPK memeriksa 7 saksi dalam kasus korupsi kapal pengangkut tank di Kementerian Pertahanan.


BSI Bersinergi dengan TNI AL Perkuat Inklusi Keuangan Syariah

8 hari lalu

BSI Bersinergi dengan TNI AL Perkuat Inklusi Keuangan Syariah

Perjanjian kerja sama yang diteken BSI dengan TNI AL meliputi dua hal.


6 Kendaraan Tempur Buatan Pindad yang Memiliki Spesifikasi Khusus

8 hari lalu

6 Kendaraan Tempur Buatan Pindad yang Memiliki Spesifikasi Khusus

Maung merupakan kendaraan militer buatan PT Pindad yang digunakan oleh satuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk segala medan.


Maung Tangguh, Kendaraan Operasional Satuan TNI Terbaru Produksi Pindad

9 hari lalu

Maung Tangguh, Kendaraan Operasional Satuan TNI Terbaru Produksi Pindad

Presiden Joko Widodo meresmikan nama Maung untuk Kendaraan Operasional Satuan TNI 4x4 WD terbaru produksi PT Pindad.