KPAI Menyesalkan Penganiayaan Anak Hingga Meninggal karena Susah Belajar Online

Ilustrasi mayat. Pakistantoday.com

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati sangat menyesalkan kasus penganiayaan anak yang dipukul dengan sapu oleh ibunya hingga meninggal. Kasus pembunuhan anak itu terjadi di Bendungan Hilir (Benhil) Jakarta namun mayat anak perempuan itu dikuburkan diam-diam oleh orang tuanya di Lebak, Banten.   

KPAI menyesalkan peristiwa ini dipicu karena anak mengalami kesulitan memahami pelajaran saat proses belajar online di rumah. Kepada polisi, orang tua korban mengaku melakukan pemukulan hingga putrinya meninggal karena anak itu sulit belajar online

"KPAI prihatin dengan kekerasan yang dilakukan orang tua yang keduanya berumur 24 tahun terhadap anaknya yang delapan tahun. Kasus ini menjadi pengingat bagi orang tua dan penyelenggara pendidikan untuk mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak selama proses belajar dari rumah," kata Rita melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu 16 September 2020.

Rita mengatakan KPAI telah berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Lebak terkait penegakan hukum kasus penganiayaan anak hingga meninggal tersebut. KPAI juga telah berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Lebak terkait pendampingan terhadap saudara kembar korban.

Menurut Rita, penting bagi orang tua untuk memahami kondisi psikologis dan fase tumbuh kembang anak. Korban adalah siswa kelas I sekolah dasar yang sebelumnya mengenyam pendidikan anak usia dini.

Baca juga: Pembunuhan Anak di Benhil, Polisi: Ibu Kandung Pukuli Anak Susah Belajar Online

Anak yang masih berusia dini itu mengalami kebosanan luar biasa selama pandemi Covid-19 sehingga perlu didampingi dan dibantu orang tua agar dapat menjalani proses pendidikan dan tumbuh kembang dengan baik.

"Anak kelas I SD tentu memerlukan proses adaptasi dari jenjang PAUD ke sekolah dasar. Dalam situasi pandemi, anak masih beradaptasi untuk mengerti sekolahnya sudah berganti, begitu juga dengan teman dan guru-gurunya," kata Rita.

Selain itu, secara akademik, anak-anak juga mulai beradaptasi pada sistem yang lebih teratur dalam aspek akademik. Belum lagi tuntutan kemampuan baca tulis dan hitung yang sering kali dipaksakan, padahal secara kurikulum ada penyederhanaan yang seharusnya diterapkan selama pandemi Covid-19.

"Orang tua tidak dapat memaksakan anak menurut sesuai keinginan orang tua. Bila mengalami kesulitan, sebaiknya orang tua berkoordinasi dan berkomunikasi dengan guru agar anak tidak menjadi korban," kata Wakil Ketua KPAI itu. 






Kasus Keluarga Kalideres, Anak Meninggal Terakhir di Samping Jasad Ibunya yang Alami Mumifikasi

8 jam lalu

Kasus Keluarga Kalideres, Anak Meninggal Terakhir di Samping Jasad Ibunya yang Alami Mumifikasi

Polisi mengungkap sejumlah temuan di kasus satu keluarga tewas di Kalideres. Anak meninggal di samping jasad ibunya di kamar tidur.


Gempa Cianjur, Mobil Berpenumpang 7 Kepala TK Ditemukan Tertimbun Longsoran Tebing

2 hari lalu

Gempa Cianjur, Mobil Berpenumpang 7 Kepala TK Ditemukan Tertimbun Longsoran Tebing

Teka-teki keberadaan mobil berpenumpang rombongan Kepala TK yang pada saat gempa Cianjur berkekuatan 5,6 magnitudo tertimbun longsor akhirnya terjawab


Eks Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Meninggal, Keluarga Besar PAN Berduka

2 hari lalu

Eks Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Meninggal, Keluarga Besar PAN Berduka

Zulhas menyebut PAN adalah partai pertama dan terakhir sebagai tempat perjuangan politik Taufik Kurniawan.


Pulih dari Pandemi Covid-19, Sri Mulyani Ingatkan Risiko Baru yang Bikin Inflasi RI Tinggi

2 hari lalu

Pulih dari Pandemi Covid-19, Sri Mulyani Ingatkan Risiko Baru yang Bikin Inflasi RI Tinggi

Sri Mulyani menyebut tahun 2023 akan menjadi salah satu masa pemulihan pasca pandemi yang paling menantang secara global.


AMSI Awards 2022 Beri Penghargaan kepada Media Nasional dan Lokal untuk Berbagai Kategori

3 hari lalu

AMSI Awards 2022 Beri Penghargaan kepada Media Nasional dan Lokal untuk Berbagai Kategori

AMSI Awards 2022 menjadi wadah penghargaan kepada sejumlah media yang konsisten dengan memproduksi konten terbaik.


Update Jumlah Korban Gempa Cianjur Hari Ini, BNPB: 271 Orang Tewas, 40 Masih Hilang

3 hari lalu

Update Jumlah Korban Gempa Cianjur Hari Ini, BNPB: 271 Orang Tewas, 40 Masih Hilang

BNPB mengumumkan adanya kenaikan jumlah korban yang ditemukan tewas akibat gempa Cianjur.


Dirumahkan karena Covid, Belajar Jahit Masker Hingga Jadi Penyuplai 100 Seprai per Minggu

4 hari lalu

Dirumahkan karena Covid, Belajar Jahit Masker Hingga Jadi Penyuplai 100 Seprai per Minggu

Banyak orang terkena dampak dirumahkan akibat pandemi Covid-19.


Strategi Indonesia Menuju Endemi Menurut Pakar

4 hari lalu

Strategi Indonesia Menuju Endemi Menurut Pakar

Pakar mengatakan sosialisasi pandemi COVID-19 masih ada termasuk salah satu strategi penting untuk mendorong Indonesia menuju endemi.


Anak dari Keluarga yang Meninggal di Kalideres Tetap Setia Sisir Rambut Ibunya yang Sudah Jadi Mayat

5 hari lalu

Anak dari Keluarga yang Meninggal di Kalideres Tetap Setia Sisir Rambut Ibunya yang Sudah Jadi Mayat

Pegawai koperasi simpan pinjam yang masuk ke dalam rumah di Kalideres tu berteriak Allahu Akbar, ini sudah mayat saat si anak menyisir rambut ibunya.


Manfaat Membaca Buku: Bisa Mengurangi Stres dan Kecemasan Selama Pandemi

6 hari lalu

Manfaat Membaca Buku: Bisa Mengurangi Stres dan Kecemasan Selama Pandemi

Membaca buku bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental, dan manfaat tersebut dapat bertahan seumur hidup.