Sebelum Positif Covid-19, Rektor IPB Seruangan dengan Sandiaga Uno

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rektor IPB Arif Satria di Aula Inovasi IPB, Dramaga, Bogor, Jumat 18 Oktober 2019. TEMPO/M.A MURTADHO

    Rektor IPB Arif Satria di Aula Inovasi IPB, Dramaga, Bogor, Jumat 18 Oktober 2019. TEMPO/M.A MURTADHO

    TEMPO.CO, Jakarta -Guru Besar Mikrobiologi IPB, Sri Budiarti, menyebut rektor IPB Arif Satria bertemu dengan sejumlah tokoh nasional termasuk menteri dan mantan Cawapres Sandiaga Uno, sebelum ia dinyatakan positif Covid-19.

    Selain bertemu tokoh nasional, Arif Satria pun berkontak erat dengan sejumlah pejabat di Kota Bogor karena sang rektor adalah salah satu tim panitia seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor.

    Baca Juga: Rektor IPB Arif Satria Umumkan Diri Positif Covid-19

    "Lihat saja di FB pak Arif, ada fotonya dengan Sandiaga di salah satu ruangan. Dan itu menurut saya belum lama ini," kata Sri kepada Tempo melalui sambungan telepon, Metro, 20 September 2020.

    Sri mengatakan beberapa hari terakhir ini Arif bertemu sejumlah orang karena jadwal agendanya yang padat. Namun dari mana atau siapa yang menularkan Covid-19 ke Arif, Sri mengaku tidak bisa menduga karena di wilayah yang berzona merah tingkat tertular pasti tinggi dan bisa menular kepada siapa saja.

    Sehingga di masa pandemi dengan jumlah kasus yang semakin tinggi ini, Sri berpesan agar selalu menjaga kesehatan dan tetap bermasker. "Bisa jadi virus Corona itu kini sudah berkontaminasi di udara, jadi penularan tidak hanya melalui sentuhan fisik. Tetap bermasker," kata Sri.

    Rektor Universitas Pakuan, Bibin Rubini, mengatakan Arif Satria sempat absen atau berhalangan hadir pada rapat pleno penetapan Sekda Kota Bogor pada 17 September 2020. Bibin mengatakan koleganya dalam tim Panitia Seleksi Sekda itu, beralasan tidak hadir karena mengaku kurang sehat. "Saat itu beliau mengatakan agak demam. Tapi meski tidak hadir secara offline, beliau hadir secara online," kata Bibin.

    Menyikapi positifnya Rektor IPB, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor Dedie Rachim menyebut sedikitnya ada 20 pejabat yang ASN atau non ASN yang berkontak erat dengan Arif Satria. Sehingga menurut Dedie, ke 20 orang tersebut menjalani tes swab dan pihaknya akan terus melakukan tracing bekerja sama dengan IPB kepada siapa saja yang melakukan kontak erat dengan rektor IPB tersebut. "Dua puluh orang dari ASN dan Non ASN, termasuk tim Pansel Sekda Kota kita akan lakukan tes swab," kata Dedie.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Vaksin Covid-19 Dalam Percobaan

    Berbagai perusahaan sedang berbondong-bondong memproduksi vaksin Covid-19 yang ditargetkan untuk disebarluaskan tahun depan