Update Corona Jakarta: Pasien Positif Covid-19 Bertambah 1.079 Orang

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tenaga medis dengan alat dan pakaian pelindung bersiap memindahkan pasien positif COVID-19 dari ruang ICU menuju ruang operasi di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2020. REUTERS/Willy Kurniawan

    Tenaga medis dengan alat dan pakaian pelindung bersiap memindahkan pasien positif COVID-19 dari ruang ICU menuju ruang operasi di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2020. REUTERS/Willy Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 1.079 orang pada Minggu, 20 September 2020. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan hari ini pemerintah melakukan tes PCR 10.116 spesimen.

    Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.010 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.079 positif dan 6.931 negatif.

    "Untuk rate test PCR per 1 juta penduduk sebanyak 77.252 orang," kata Dwi melalui keterangan tertulisnya. Sedangkan jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 56.357.

    Baca Juga: Sebelum Positif Covid-19, Rektor IPB Seruangan dengan Sandiaga Uno

    Hingga hari ini jumlah kasus aktif di Jakarta mencapai 12.116. Mereka menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi di tempat yang disediakan pemerintah. Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 62.886 kasus.

    Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 49.209 dengan tingkat kesembuhan 78,3 persen, dan total 1.561 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,5 persen. "Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,9 persen."

    Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 13,2 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,6 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.