Katulampa Siaga 1, Bima Arya Telepon Anies Baswedan Agar Waspada

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kanan) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya (kedua kiri) dan Direktur Keuangan PT KAI (Persero) Rivan A Purwantono (kiri) meninjau penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin, 15 Juni 2020. Gubernur DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja untuk meninjau kepadatan penumpang di Stasiun Bogor dan penyediaan layanan bus gratis oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bogor untuk penumpang KRL Commuter Line pada masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). ANTARA

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kanan) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya (kedua kiri) dan Direktur Keuangan PT KAI (Persero) Rivan A Purwantono (kiri) meninjau penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin, 15 Juni 2020. Gubernur DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja untuk meninjau kepadatan penumpang di Stasiun Bogor dan penyediaan layanan bus gratis oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bogor untuk penumpang KRL Commuter Line pada masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan telah menghubungi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait meningkatnya tinggi muka air di Bendung Katulampa yang mencapai 240 cm atau Siaga 1.

    “Saya baru kontak dengan Gubernur DKI agar waspada, mudah-mudahan air cepat turun” kata Bima Arya seperti dikutip dari akun Instagram Pemkot Bogor, Senin, 21 September 2020.

    Hujan lebat yang mengguyur kawasan hulu Sungai Ciliwung menyebabkan tinggi muka air di Bendung Katulampa meningkat dengan cepat.

    “Antisipasi bagi masyarakat yang tinggal di pinggiran aliran Sungai Ciliwung yang berada di 13 Kelurahan wilayah Kota Bogor,” tulis Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bogor di akun Instagram mereka, Senin 21 September 2020.

    Adapun 13 wilayah itu ialah, Sindangrasa, Tajur, Katulampa, Sukasari, Baranangsiang, Babakan Pasar, Sempur, Tanah Sareal, Bantarjati, Cibuluh, Kedung Badak, Sukaresmi, dan Kedung Halang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berenang Saat Covid-19

    Ingin berenang saat pandemi Covid-19? Jangan takut! Berikut tipsnya.