Anak Pengendara yang Tabrak Petugas Satpol PP di Cakung Diduga Korban Kekerasan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengendara mobil terlibat cekcok mulut dengan petugas usai kendaraan yang dia bawa menerobos posko cek poin di Cakung, Jakarta Timur, Rabu, 23 September 2020. ANTARA/HO-Satpol PP Cakung

    Seorang pengendara mobil terlibat cekcok mulut dengan petugas usai kendaraan yang dia bawa menerobos posko cek poin di Cakung, Jakarta Timur, Rabu, 23 September 2020. ANTARA/HO-Satpol PP Cakung

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menemukan sejumlah indikasi kekerasan fisik pada anak dari pengendara mobil yang menabrak anggota Satpol PP di Posko Pengawasan Cakung, Jakarta Timur, Rabu, 23 September 2020. "Diduga korban kekerasan sebab ada luka lebam dan sundutan rokok," kata Kepala Polsek Cakung Komisaris Satria di Jakarta, Kamis, 24 September 2020.

    Anak laki-laki berusia 10 tahun itu memperlihatkan perilaku keterbelakangan mental saat petugas memeriksanya di Mapolsek Cakung. Kini bocah berambut panjang terurai itu dititipkan di Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.

    Polisi memeriksa anak itu karena bersama ayahnya, IBC, 50 tahun, menerobos barisan petugas Satpol PP yang sedang melakukan Operasi Yustisi di Jalan Irigasi RT01 RW08, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung. IBC dan putranya sedang dalam perjalanan dari Cakung Timur menuju Kelurahan Ujung Menteng.

    IBC, orang tua tunggal korban, diduga mengalami gangguan jiwa karena berperilaku tidak wajar saat akan ditangkap petugas. Selain melawan petugas, IBC juga meminta petugas untuk menembak dirinya dengan pistol.

    IBC saat ini menjalani tes kejiwaan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.