Jam Malam Karawang, Ini Rincian dan Aturan Mainnya

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Satpol PP Kota Bogor memberikan sanksi bagi warga yang tidak menggunakan masker saat patroli jam malam di kawasan Pasar Merdeka, Ciwaringin, Kota Bogor, Selasa, 1 September 2020. Pemerintah Kota Bogor memberlakukan jam malam mulai pukul 21.00 WIB dengan membatasi aktivitas warga di luar rumah. ANTARA/Arif Firmansyah

    Anggota Satpol PP Kota Bogor memberikan sanksi bagi warga yang tidak menggunakan masker saat patroli jam malam di kawasan Pasar Merdeka, Ciwaringin, Kota Bogor, Selasa, 1 September 2020. Pemerintah Kota Bogor memberlakukan jam malam mulai pukul 21.00 WIB dengan membatasi aktivitas warga di luar rumah. ANTARA/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Karawang -Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memberlakukan jam malam untuk menekan penularan Covid-19 di daerah itu.

    Sekretaris Daerah Karawang Acep Jamhuri, di Karawang, Jumat, 25 September 2020 mengatakan pembatasan jam malam dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Karawang Nomor 499/4998-Satpol PP.

    Surat itu berkaitan dengan Pembatasan Kegiatan Usaha, Operasional Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan serta Usaha lainnya dan Pembatasan Kegiatan/Aktivitas Masyarakat dalam Rangka Pengendalian COVID-19 di Karawang.

    "Jadi aktivitas kegiatan usaha dan masyarakat dibatasi hingga pukul 21.00 WIB. Pembatasan aktivitas ini diterapkan hingga pandemi COVID-19 berakhir," kata dia.

    Dikatakannya, selama penerapan jam malam maka warga yang berkerumun akan dibubarkan oleh Satgas yang melakukan patroli.

    Polres Karawang sendiri telah membentuk Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19 yang bertugas menindak masyarakat yang melanggar ketentuan protokol kesehatan.

    Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19 akan bekerja secara mobile, mencari warga yang melanggar protokol kesehatan.

    Sanksi yang diterapkan sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 06 Tahun 2020, Peraturan Gubernur Nomor 60 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati Karawang Nomor 63 Tahun 2020.

    Sementara itu, di antara poin-poin pembatasan dalam Surat Edaran Bupati Karawang terkait jam malam ialah, pengelola atau pelaku usaha pasar rakyat membatasi kegiatan usaha/operasional normal dengan pembatasan jumlah pengunjung sebanyak 80 persen dari kapasitas pasar.

    Baca juga : Pulih Jadi Zona Oranye, Tak Ada Lagi Jam Malam di Depok

    Kemudian pengelola pusat perbelanjaan membatasi kegiatan usaha/operasional mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB serta pengelola/pelaku usaha toko swalayan membatasi kegiatan usaha/operasional dimulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.

    Untuk pengelola kegiatan usaha lainnya (warung makan, restoran, kafe) di luar pusat perbelanjaan membatasi kegiatan usaha/operasional mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB, kecuali untuk dibawa pulang atau take away dibatasi pukul 21.00 WIB.

    Poin lainnya, seluruh masyarakat baik perorangan maupun kelompok masyarakat di Karawang diberlakukan pembatasan dalam kegiatan/aktivitas sampai pukul 21.00 WIB.

    Catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 setempat, hingga kini total jumlah kasus Covid-19 di Karawang mencapai 597 orang. Terdiri atas 444 orang telah dinyatakan sembuh, 20 orang meninggal dunia dan 133 orang masih dalam perawatan di rumah sakit. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Vaksin Covid-19 Dalam Percobaan

    Berbagai perusahaan sedang berbondong-bondong memproduksi vaksin Covid-19 yang ditargetkan untuk disebarluaskan tahun depan