Kasus Positif Covid-19 DKI Jakarta Tembus 70 Ribu

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang tenaga medis diambil sampel darahnya saat menjalani rapid tes serology di Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2020. Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) melakukan rapid test serelogy dan PCR Swab secara berkala kepada para tenaga kesehatan, staf, dan pekerja pendukung lainnya sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan keamanan bagi para awak rumah sakit tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Seorang tenaga medis diambil sampel darahnya saat menjalani rapid tes serology di Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2020. Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) melakukan rapid test serelogy dan PCR Swab secara berkala kepada para tenaga kesehatan, staf, dan pekerja pendukung lainnya sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan keamanan bagi para awak rumah sakit tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus Positif Covid-19 di DKI Jakarta pada Sabtu menembus angka 70.184 setelah mengalami pertambahan sebanyak 1.257 kasus.

    Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, pertambahan 1.257 kasus tersebut merupakan hasil tes swab yang dilakukan pada Jumat, 25 September 2020, sebanyak 1.052 kasus serta akumulasi data pada hari sebelumnya yang baru dilakukan sebanyak 205 kasus.

    Baca Juga: Update Covid-19 Jakarta: 1.257 Kasus Positif Baru

    Dalam sepekan, pertambahan kasus sebanyak 1.257 kasus tersebut, lebih tinggi dibandingkan pada Kamis, 24 September sebanyak 1.133 kasus; Rabu, 23 September 2020 adalah 1.187 kasus; Selasa, 22 September 2020 sebanyak 1.122 kasus; pada Ahad, 20 September 2020, sebanyak 1.079 kasus dan Sabtu, 19 September adalah 932 kasus.

    Namun angka itu masih di bawah pertambahan pada Jumat, 25 September sebanyak 1.289 kasus; Senin, 21 September adalah 1.310; Sabtu, 12 September sebanyak 1.440; serta Rabu, 16 September sebanyak 1.505 kasus yang merupakan pertambahan terbanyak.

    Walaupun penambahan pada Rabu, 16 September sebanyak 1.505 kasus merupakan pertambahan kasus terbanyak, tapi penambahan pada Sabtu, 12 September sebanyak 1.440 kasus adalah pemegang rekor kasus positif terbanyak yang didapatkan dari hasil tes yang hanya dilakukan satu hari, 11 September 2020. Pertambahan pada Rabu, 16 September 2020 adalah hasil tes pada 12-15 September 2020.

    Untuk pengujian  tes swab dengan PCR pada Jumat, 25 September 2020, dilakukan tes pada 10.342 spesimen yang di dalamnya ada 8.289 orang dites untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil sebanyak 1.052 kasus positif dan 7.237 kasus negatif.

    Untuk rata-rata tes Polymerase Chain Reaction (PCR) total per satu juta penduduk sebanyak 84.110. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 70.047.

    Sampai Jumat, 24 September 2020, sudah ada 1.224.789 spesimen yang telah diperiksa dengan tes PCR untuk mengetahui jejak Covid-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 54 laboratorium.

    Sementara itu, pertambahan pasien sembuh dari paparan Covid-19 di Jakarta pada Sabtu ini mencapai 998 orang. Jumlah pasien sembuh sebanyak 55.350 orang.

    Jumlah pasien sembuh tersebut adalah sekitar 78,9 persen dari total kasus positif yang terpantau pada Sabtu sebanyak 70.184 orang. Sebanyak 13.155 orang masih dirawat/isolasi serta 1.679 meninggal dunia.

    Persentase rata-rata kasus positif berdasar jumlah tes atau positivity rate Covid-19 selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangan kasus pada Sabtu sebesar 10,9 persen bertahan.

    Batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di satu kawasan tidak lebih dari lima persen untuk masuk dalam kategori kawasan aman. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,8 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Badan Sering Lemas, Waspada 7 Penyakit ini

    Jangan anggap sepele badan sering lemas. Kondisi tersebut bisa jadi salah satu indikasi dari adanya gangguan atau penyakit tertentu dari yang rin