Gawat, Pasien Positif Covid-19 Kabupaten Bekasi Kian Bertambah dan Isolasi Full

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perawatan pasien Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi perawatan pasien Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Bekasi -Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengkonfirmasi ruang isolasi mandiri yang disediakan pemerintah daerah kembali penuh menyusul melonjaknya lagi pasien positif Covid-19 di wilayah setempat.

    "Sekarang memaksimalkan isolasi di rumah dan rumah sakit darurat (RSD) Wisma Atlet," kata Juru bicara Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah ketika dihubungi pada Senin, 28 September 2020.

    Baca juga : Anies Baswedan Tunjuk Tiga Lokasi Isolasi Pasien Positif Covid-19 di DKI

    Ruang isolasi yang disediakan pemerintah daerah kapasitasnya sebanyak 130 tempat tidur. Lokasinya di Wisma Ki Hajar Dewantara Cikarang Selatan dan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang Utara. Adapun penggunaan tiga hotel bintang 3 masih dalam proses di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

    Dilansir dari situs pikokabsi.bekasikab.go.id per hari ini, kasus aktif di Kabupaten Bekasi mencapai 407. Rinciannya 109 dirawat di rumah sakit dan 298 menjalani isolasi mandiri. Karena kapasitas tempat isolasi penuh, 168 pasien isolasi di rumah sejumlah tempat lain.

    "Beberapa perusahaan juga menyiapkan tempat isolasi buat karyawannya," kata dia.

    Alamsyah menambahkan, selama lima hari terakhir ada penambahan atau penularan Covid-19 sebanyak 265 kasus. Umumnya, kata dia, bersumber dari klaster industri yang menjadi tren di Kabupaten Bekasi. "Selebihnya dari kontak eratnya (kasus klaster industri)," ucap Alamsyah.

    Klaster industri penyumbang terbanyak yaitu pabrik Epson. Alamsyah menyebut, data terkini jumlah buruh di sana yang terpapar sudah mencapai 436, sedangkan pemeriksaan 4000 spesimen di sana hasilnya belum semuanya keluar.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.