Cai Changpan Sempat Keluar Hutan Tenjo Bogor untuk Beli Makanan

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Poster Napi Kabur Cai Changpan yang dirilis polisi. Dok: Polda Metro Jaya

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menerima informasi dari orang yang mengaku melihat seorang buron, yaitu Cai Changpan keluar dari hutan di kawasan Tenjo, Bogor, Jawa Barat.

"Dia sempat keluar (dari hutan) ke salah satu desa di dekat situ untuk membeli makanan, kemudian masuk lagi," ujar Juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di kantornya pada Sabtu, 3 Oktober 2020.

Cai Changpan bersembunyi ke dalam hutan di Tenjo setelah kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Kota Tangerang pada Senin dini, 14 September 2020. Dia meloloskan diri dari penjara dengan cara menggali lubang sepanjang 30 meter.

Lubang tersebut menembus hingga ke gorong-gorong di luar Lapas dari sel milik Cai Changpan. Pria 53 tahun ini menghabiskan waktu delapan bulan untuk menggalinya.

Yusri berujar Cai pernah mengikuti pelatihan militer di Cina sehingga memiliki kemampuan untuk bertahan hidup dalam hutan. Selain itu, terpidana mati kasus narkotika itu juga disebut hapal kawasan hutan Tenjo. Cai memiliki rumah beserta istri dan anak di sana.

"Cai Changpan ini sebelum berurusan aparat berwajib, waktu masih tinggal di daerah Tenjo, sering melakukan perburuan di dalam (hutan)," kata Yusri.






15 Rekomendasi Tempat Ngopi di Bogor Kekinian, Seru buat Kongko

9 jam lalu

15 Rekomendasi Tempat Ngopi di Bogor Kekinian, Seru buat Kongko

berikut tempat ngopi di Bogor dengan konsep alam yang instagramable murah seru dan enak jadi tempat nongkrong


25 Rekomendasi Wisata di Bogor yang Hits Serta Harga Tiket Masuknya

1 hari lalu

25 Rekomendasi Wisata di Bogor yang Hits Serta Harga Tiket Masuknya

Rekomendasi tempat wisata di Bogor yang sejuk dan cocok untuk foto-foto bersama keluarga dan teman saat akhir pekan.


Jembatan di Babakan Madang Bogor Ambruk Karena Pergerakan Tanah, Ribuan Warga Desa Terisolir

3 hari lalu

Jembatan di Babakan Madang Bogor Ambruk Karena Pergerakan Tanah, Ribuan Warga Desa Terisolir

Pemerintah desa telah memberitahu Dinas PUPR tentang potensi ambruknya jembatan di Kampung Cicadas Babakan Madang. Karena pergerakan tanah.


Obat-Obat Keras Golongan G Dijual Bebas di Toko-toko Kosmetik di Tangerang

3 hari lalu

Obat-Obat Keras Golongan G Dijual Bebas di Toko-toko Kosmetik di Tangerang

Polisi menangkap para penjual obat-obat keras golongan G di Tangerang. Dijual dengan berkedok toko kosmetik.


Polisi Tangkap Tiga Penjual Obat Tramadol, Eximer, dan Teihexypenid Berkedok Kios Kosmetik

3 hari lalu

Polisi Tangkap Tiga Penjual Obat Tramadol, Eximer, dan Teihexypenid Berkedok Kios Kosmetik

Polisi Sektor Sepatan Polres Metro Tangerang menangkap tiga penjual obat keras seperti Tramadol, Eximer, dan Teihexypenid.


PSI Kritik Pengadaan Karangan Bunga Rp 1,1 Miliar oleh Pemkot Kota Bekasi

4 hari lalu

PSI Kritik Pengadaan Karangan Bunga Rp 1,1 Miliar oleh Pemkot Kota Bekasi

PSI Bekasi bandingkan anggaran pengadaan karangan bunga Kota Bekasi yang lebih besar daripada Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Kota Bogor.


5 Fakta Menarik Tentang Gunung Kencana di Bogor

5 hari lalu

5 Fakta Menarik Tentang Gunung Kencana di Bogor

Gunung Kencana memang belum begitu familier, namun gunung di Bogor ini sebenarnya mempunya segudang fakta menarik di dalamnya.


Pemkot Bogor Siapkan Peraturan Wali Kota untuk Mobil Dinas Listrik

5 hari lalu

Pemkot Bogor Siapkan Peraturan Wali Kota untuk Mobil Dinas Listrik

Pemerintah Kota Bogor mengaku sedang menyiapkan peraturan wali kota (perwali) untuk pengadaan kendaraan listrik sebagai mobil dinas.


5 Fakta Menarik tentang Gunung Salak

6 hari lalu

5 Fakta Menarik tentang Gunung Salak

Sejak tahun 2003, Gunung Salak termasuk ke dalam wilayah konservasi yang dikelola oleh Taman Nasional Gunung Halimun-Salak.


Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

6 hari lalu

Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

Para tersangka jaringan pengedar ganja ini dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman hingga pidana mati.