Buntut Demo Omnibus Law, Ini Daftar 13 Titik Kerusakan Jalan Dicatat Bina Marga

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta -Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat mencatat terdapat 13 titik kerusakan pada fasilitas jalan sebagai akibat kericuhan demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja pada Kamis 8 Oktober 2020 lalu.

    Dari 13 titik yang diidentifikasi, kerusakan pada pemisah trotoar atau beton pemisah  (MCB) yang paling banyak ditemukan disusul dengan coretan menggunakan cat semprot yang merupakan aksi vandalisme di badan jalan.

    "Kita turunkan dua tim. Satu tim terdiri dari 12 orang. Total ada 24 orang termasuk saya. Saya juga ikut membenahi kerusakan di sejumlah titik itu," ujar Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat Rakim Sastranegara saat dihubungi, Jumat, 9 Oktober 2020.

    Selain kerusakan pada pembatas trotoar dan coretan, kerusakan lainnya yang ditemukan adalah bekas terbakar  di jalan.

    ADVERTISEMENT

    Baca juga : LBH Jakarta Sindir Polisi yang Tangkapi Massa Mau Demonstrasi Omnibus Law: Belum Ada Tindak Pidana

    Menurut Rakim, proses pembenahan kerusakan-kerusakan yang ditemukan khususnya pada MCB yang terguling lebih mudah dilakukan karena dibantu juga oleh tim teknis lainnya Dinas Bina Marga Jakarta Pusat.

    "Total tim ada enam dari dinas. Kita turunkan juga  crane untuk bantu kita menaruh lagi pembatas trotoar yang digulingkan atau dijatuhkan sama para peserta aksi," ujar Rakim.

    Kerusakan paling banyak ditemukan di Kecamatan Gambir dengan 6 titik, disusul dengan Kecamatan Menteng 4 titik, dan sisanya di Kecamatan Tanah Abang dan Kecamatan Johar Baru.

    Berikut lokasi kerusakan di aset jalan atau pun jalan raya yang terjadi Jakarta Pusat:

    1. Jalan MH Thamrin, Menteng: kerusakan MCB

    2. Jalan Suryopranoto, Menteng: kerusakan MCB

    3. Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir: kerusakan MCB

    4. Jalan KKO Usman, Senen: kerusakan MCB

    5. Jalan RP Soeroso, Menteng: kerusakan jalan beraspal (terdapat bekas terbakar)

    6. Jalan Menteng Raya, Menteng: kerusakan Jalan beraspal (terdapat bekas terbakar)

    7. Jalan MH Thamrin depan UOB, Menteng: kerusakan jalan beraspal

    8. Jalan Balikpapan, Gambir: kerusakan MCB

    9. Jalan Gajah Mada, Gambir: kerusakan MCB

    10. Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang: kerusakan MCB

    11. Jalan Jendral Sudirman, Tanah Abang: kerusakan MCB

    12. Jalan MI Ridwan Rais, Gambir: kerusakan MCB

    13. Jalan Letjen Suprapto, Johar Baru: kerusakan MCB.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.