Tinjau Halte Rusak, Anies Baswedan: Biasanya Membangun, Sekarang Memperbaiki

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin apel petugas Bina Marga untuk memperbaiki fasilitas publik yang rusak, 10 Oktober 2020. Sejumlah fasilitas publik rusak imbas unjuk rasa massa menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja kemarin. Tempo/Imam Hamdi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin apel petugas Bina Marga untuk memperbaiki fasilitas publik yang rusak, 10 Oktober 2020. Sejumlah fasilitas publik rusak imbas unjuk rasa massa menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja kemarin. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Halte Transjakarta Bundaran Hotel Indonesia, yang hangus dibakar massa saat demo Omnibus Law UU Cipta Kerja. Anies mengatakan ingin melihat kerusakan sejumlah fasilitas publik imbas unjuk rasa pada Kamis, 8 Oktober 2020.

    "Sebentar ya saya lihat-lihat dulu," kata Anies di Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu, 10 Oktober 2020.

    Baca Juga: Anies Baswedan Janji Teruskan Suara Demonstran, Wagub DKI: Pro Maupun Kontra

    Sebelum meninjau Halte Bundaran HI, mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu juga sempat memimpin apel petugas Dinas Bina Marga DKI yang bakal memperbaiki kerusakan sejumlah fasilitas publik imbas demo kemarin.

    Ia mengatakan biasanya pemerintah membangun fasilitas publik, tapi sekarang harus memperbaiki kerusakan karena aksi massa. "Biasanya kita membangun, tapi sekarang memperbaiki. Kita harus tetap semangat dan tetap sehat," ujarnya kepada puluhan petugas Bina Marga.

    Ia meminta para pekerja tetap menjalani tugasnya sesuai prosedur dan mematuhi protokol kesehatan. Ia juga meminta agar pekerjaan tersebut bisa segera dituntaskan agar publik bisa menggunakan lagi fasilitas yang rusak. "Insyaallah Jakarta akan segera beres kerusakannya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.