Anies Baswedan Terapkan PSBB Transisi Lagi Mulai Besok

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menghadiri pembagian 5 juta masker di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 10 September 2020.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menghadiri pembagian 5 juta masker di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 10 September 2020.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Transisi mulai Senin, 12 Oktober 2020. Masa transisi bakal dilaksanakan selama dua pekan hingga 25 Oktober mendatang.

    "Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta, tampak adanya pelambatan kenaikan kasus positif dan kasus aktif meski masih terjadi peningkatan penularan," kata Anies melalui keterangan tertulisnya, Ahad, 11 Oktober 2020.

    Anies menuturkan keputusan ini didasarkan pada beberapa indikator, yaitu laporan kasus harian, kasus kematian harian, tren kasus aktif, dan tingkat keterisian RS Rujukan COVID-19.

    Yang terjadi selama satu bulan ini, kata Anies, adalah kebijakan emergency brake (rem darurat) karena sempat terjadi peningkatan kasus secara tidak terkendali yang tidak diharapkan. "Setelah stabil, kita mulai mengurangi rem tersebut secara perlahan, secara bertahap."

    Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu menegaskan bahwa kedisiplinan harus tetap tinggi sehingga mata rantai penularan tetap terkendali. Sehingga Pemerintah DKI tidak harus melakukan emergency brake kembali. "Semua harus lebih disiplin agar tidak terjadi rem darurat lagi."


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Temuan Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat

    Migrant Care mengungkap kerangkeng manusia di kediaman Bupati Langkat, Sumatera Utara. Diduga digunakan untuk menyekap 40 pekerja.