Rawan Banjir, Warga Periuk Tangerang Diimbau Kerja Bakti Jaga Lingkungan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengevakuasi warga terdampak banjir di Periuk Damai, Kota Tangerang, Banten, Senin, 3 Februari 2020. ANTARA/Fauzan

    Petugas mengevakuasi warga terdampak banjir di Periuk Damai, Kota Tangerang, Banten, Senin, 3 Februari 2020. ANTARA/Fauzan

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengimbau warga Kecamatan Periuk mengantisipasi potensi banjir pada musim hujan ini, karena wilayah itu rawan banjir dan genangan.

    Sachrudin mengatakan warga Periuk diimbau ikut serta menjaga kebersihan lingkungan. "RW agar bisa mengajak warganya untuk kerja bakti, bantu kami juga merawat alat-alat seperti pompa agar tetap bisa berfungsi dengan baik," ujarnya, Jumat, 16 Oktober 2020.

    Mengantisipasi genangan di area langganan banjir Periuk itu, Pemkot Tangerang sudah menyiagakan rumah pompa serta melakukan perbaikan turap. Petugas jaga disiagakan untuk mengantisipasi banjir datang mendadak.

    "Meski di masa pandemi, upaya mengatasi banjir tetap kita lakukan dengan proses pengerukan lumpur di sungai dan kali," kata Wakil Wali Kota Tangerang itu.

    Baca juga: Antisipasi Banjir, Saluran Air di Samping Gedung Plaza Sentral Dikeruk

    Camat Periuk Maryono Hasan mengatakan menghadapi banjir saat musim hujan, petugas kecamatan telah melakukan pembersihan wilayah rawan banjir dan genangan secara berkala. Kegiatan dilakukan oleh petugas dibantu masyarakat setempat. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.