Cegah Covid-19, Vaksinasi Balita di Lebak Dilakukan dari Rumah ke Rumah

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan di Kabupaten Lebak, Banten, mendatangi rumah warga untuk melakukan vaksinasi pada balita. (ANTARA)

    Petugas kesehatan di Kabupaten Lebak, Banten, mendatangi rumah warga untuk melakukan vaksinasi pada balita. (ANTARA)

    TEMPO.CO, Lebak -Petugas kesehatan dengan bantuan kader posyandu melakukan vaksinasi pada anak-anak usia di bawah lima tahun dari rumah ke rumah di Kabupaten Lebak, Banten.

    Pada Sabtu, seorang petugas kesehatan mengunjungi rumah-rumah warga yang memiliki anak balita di lingkungan RW 10 Kelurahan Rangkasbitung Barat untuk melakukan vaksinasi DPT dan Polio.

    Baca Juga: BPBD Lebak: Waspadai Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir
    "Kami hari ini menargetkan sebanyak lima balita di lingkungan RW 10 Kelurahan Rangkasbitung Barat," kata Siska, seorang petugas kesehatan.

    Pelaksanaan vaksinasi dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

    Siska mengatakan bahwa ada 65 balita yang sudah harus mendapat vaksinasi DPT dan Polio di wilayah kerjanya. Ia bersyukur tidak ada warga yang menolak anaknya divaksinasi di wilayah kerjanya.

    Menurut Ika, kader Posyandu RW 10 Kelurahan Rangkasbitung Barat, warga di wilayahnya umumnya sudah memahami pentingnya vaksinasi bagi tumbuh kembang anak.

    "Kami tidak henti-hentinya selalu mengajak masyarakat yang memiliki anak agar anaknya divaksin, imunisasi, sehingga tidak mudah terserang penyakit seperti campak dan polio," katanya.

    Ida, seorang warga Sentral RW 10 Kelurahan Rangkasbitung Barat, bersyukur ada petugas yang datang ke rumah untuk melakukan vaksinasi pada anaknya, yang menurut jadwal harus sudah harus mendapat imunisasi DPT dan Polio.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Vaksin Covid-19 Dalam Percobaan

    Berbagai perusahaan sedang berbondong-bondong memproduksi vaksin Covid-19 yang ditargetkan untuk disebarluaskan tahun depan