KKP Salurkan 250 Paket Makanan Olahan Ikan untuk Anak Yatim dan Duafa di Bekasi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana acara Safari Gemarikan dan Pasar Ikan Ramadhan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan di halaman parkir Mal Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, Ahad, 3 Juni 2018. TEMPO/Fajar Pebrianto

    Suasana acara Safari Gemarikan dan Pasar Ikan Ramadhan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan di halaman parkir Mal Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, Ahad, 3 Juni 2018. TEMPO/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan 250 paket makanan olahan ikan untuk anak yatim dan duafa di Kota Bekasi pada Minggu, 18 Oktober 2020. Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, konsumsi sayur dan ikan di daerahnya memang masih rendah.

    "Di kota, cari junk food lebih gampang daripada cari gabus pucung,” kata dia dalam keterangan tertulisnya hari ini.

    Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Tri kepada anak yatim binaan Yayasan Al Iman Antara di Bintara Jaya, Kota Bekasi. Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan, Darmadi Aries Wibowo, turut menyaksikan penyerahan tersebut.

    250 paket itu merupakan produksi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kota Bekasi. Menurut Tri, sudah saatnya diadakan kampanye agar masyarakat gemar makan ikan.

    “Tapi mengubah mind set memang perlu waktu,” ucapnya.

    Darmadi menambahkan penyaluran bantuan merupakan bagian dari Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) guna menangani dampak Covid-19. Program Gemarikan, dia membeberkan, memiliki empat tujuan.

    Keempatnya antara lain meningkatkan konsumsi ikan, mendukung penurunan stunting dan gizi buruk, mempromosikan produk perikanan sebagai makanan kaya gizi dan protein, serta menyerap produk ikan yang kemudian disalurkan kepada masyarakat.

    Baca juga: Penyebab 8 Polisi di Bekasi Positif Corona: Kelelahan Jaga Demo Omnibus Law

    Sebab, Angka Konsumsi Ikan (AKI) Nasional masih rendah. Pada 2018, AKI Nasional sebanyak 50,69 kilogram per kapita. Angkanya naik menjadi 54,49 kilogram di 2019. Darmadi berujar, tahun ini ditargetkan AKI mencapai 56,39 kilogram.

    Meski konsumsi ikan warga Bekasi disebut rendah, AKI Kota Bekasi tercatat 46,01 kilogram pada 2019 atau di atas rata-rata Jawa Barat, yaitu 32,06 kilogram. Darmadi merujuk pada data Survei Sosial Ekonomi Nasional atau Susenas 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Vaksin Covid-19 Dalam Percobaan

    Berbagai perusahaan sedang berbondong-bondong memproduksi vaksin Covid-19 yang ditargetkan untuk disebarluaskan tahun depan