Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran 21.794 Orang, Sembuh 19.921

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah ambulans memasuki area RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 16 Sepetember 2020. Pada Rabu (16/9) pagi tadi, tidak ada antrean ambulans menuju pintu masuk Rumah Sakit Wisma Atlet. Hanya sesekali ambulans masuk ke rumah sakit melewati jalur satu itu. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sebuah ambulans memasuki area RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 16 Sepetember 2020. Pada Rabu (16/9) pagi tadi, tidak ada antrean ambulans menuju pintu masuk Rumah Sakit Wisma Atlet. Hanya sesekali ambulans masuk ke rumah sakit melewati jalur satu itu. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah pasien Covid-19 yang terkonfirmasi sembuh di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, tercatat 19.921 orang.

    Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan jumlah pasien sembuh itu tercatat sejak 23 Maret hingga 18 Oktober 2020. 

    "Pasien terdaftar sebanyak 21.794 orang, pasien sembuh 19.921 orang. Pasien terdata dari Tower 6-7," kata Aris dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Ahad.

    Data RS Darurat Wisma Atlet juga menunjukkan 388 pasien harus dipindahkan ke RS rujukan Covid-19 karena menunjukkan gejala berat. Total pasien Covid-19 meninggal sejak RS darurat corona itu didirikan tercatat delapan orang.

    Hingga 18 Oktober, jumlah pasien yang dirawat inap di Tower 6 dan 7 Wisma Atlet 1.478 orang, yang terdiri atas 689 pria dan 788 wanita.

    Baca juga: Update Hari Ini, Pasien Positif Covid-19 Jakarta Bertambah 971 Orang

    Sedangkan pasien Covid-19 kategori orang tanpa gejala  (OTG) yang diisolasi di Tower 4 dan 5 Wisma Atlet Kemayoran tercatat 9.339 orang. Jumlah pasien yang masih menjalani karantina dilaporkan 1.274 orang.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.