Polisi Jelaskan Asal Usul Nama STM yang Viral dalam Demo Omnibus Law

Sebanyak 12 siswa STM yang akan mengikuti demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja saat menjalani tes swab di Polda Metro Jaya, setelah hasil rapid test mereka reaktif, Rabu, 7 Oktober 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO. Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus menjelaskan asal-usul nama STM yang sering disebut dalam demo Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Yusri mengatakan secara lembaga, nama STM memang sudah tidak ada karena diganti dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 

"Jadi sebenarnya STM ini udah enggak ada, kan udah jadi satu namanya semua SMK. Tapi ada grup Facebook STM se-Jabodetabek, followers-nya 20 ribu itu," kata Yusri saat dihubungi, Selasa, 20 Oktober 2020. 

Ia mengatakan grup STM se-Jabodetabek itu dibuat oleh pelajar SMK berinisal MLAI dan WH yang masing-masing berusia 16 tahun. Keduanya membuat nama grup itu dengan nama STM dan berisi ajakan demonstrasi serta hasutan untuk melakukan kerusuhan. Banyaknya pengikut di grup itu membuat nama STM kembali dikenal masyarakat dan viral. 

Yusri mengatakan kedua admin dari grup itu sudah ditangkap dan masih dalam pemeriksaan polisi. Selain mereka berdua, polisi juga menangkap seorang pelajar lain berinisial SN, 17 tahun, yang merupakan pemilik akun @panjang.umur.perlawanan di Instagram. 

Mereka bertiga diduga menyebarkan hasutan dan provokasi untuk melakukan kerusuhan dalam demo mahasiswa dan buruh pada 8 dan 13 Oktober 2020.

"Mereka diduga melanggar UU ITE. Mereka memproAdmin vokasi, ujaran kebencian, berita bohong, dan memposting undangan untuk anak-anak STM se-Jabodetabek hadir dalam demo," kata Yusri. 

Baca juga: Polisi Tangkap 3 Admin Grup STM yang Diduga Provokasi Kerusuhan Demonstrasi

Sebelumnya di media sosial ramai poster yang mengajak siswa STM untuk berunjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Gedung DPR RI. Dalam poster berjudul "STM Bergerak #TOLAKOMNIBUSLAW #MOSITIDAKPERCAYA", para siswa diminta datang pada Rabu, 7 Oktober 2020 pukul 13.00. Tagar #STMMELAWAN pun trending di media sosial Twitter.

Polda Metro Jaya melarang demo di masa pandemi Covid-19. Hal ini merupakan tindak lanjut dari surat Telegram Rahasia (TR) Kapolri Jenderal Idham Azis.  Dalam TR bernomor STR/645/X/PAM.3.2./2020 per tanggal 2 Oktober 2020, Idham melarang adanya unjuk rasa di masa pandemi Covid-19.






Wamenkumham Eddy Hiariej Bantah Soal Karpet Merah bagi Koruptor Melalui Remisi dan Pembebasan Bersyarat

3 jam lalu

Wamenkumham Eddy Hiariej Bantah Soal Karpet Merah bagi Koruptor Melalui Remisi dan Pembebasan Bersyarat

Mengapa Kementerian Hukum dan HAM memberikan remisi dan pembebasan bersyarat secara massal kepada terpidana korupsi?


BEM SI Demo Lagi Usai Jumatan Nanti, Mereka Sebut Gerakan Melawan Pengkhianatan Rezim

10 jam lalu

BEM SI Demo Lagi Usai Jumatan Nanti, Mereka Sebut Gerakan Melawan Pengkhianatan Rezim

BEM SI akan menggelar demo untuk menyuarakan sejumlah masalah dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo.


Dukung Mahsa Amini, Angelina Jolie: Perempuan Iran Tak Butuh Polisi Moral dan Pikiran Dikontrol

1 hari lalu

Dukung Mahsa Amini, Angelina Jolie: Perempuan Iran Tak Butuh Polisi Moral dan Pikiran Dikontrol

Angelina Jolie menuturkan, perempuan Iran membutuhkan kebebasan dirinya sebagai orang yang merdeka dan hidup tanpa kekerasan.


Apple Hapus Facebook-nya Rusia dari App Store, Pasang Kembali Smart Voting?

1 hari lalu

Apple Hapus Facebook-nya Rusia dari App Store, Pasang Kembali Smart Voting?

Apple melanjutkan kebijakannya atas Rusia pascaperang yang terjadi di Ukraina.


Meta Ungkap Ganggu Operasi Terbesar dari Rusia sejak Perang Ukraina

1 hari lalu

Meta Ungkap Ganggu Operasi Terbesar dari Rusia sejak Perang Ukraina

Meta melaporkan lebih dari 60 situs web yang meniru organisasi berita Eropa, diperkuat oleh jaringan akun media sosial yang juga palsu.


Tindak Represif Iran Tak Bisa Hentikan Demo Kematian Mahsa Amini

2 hari lalu

Tindak Represif Iran Tak Bisa Hentikan Demo Kematian Mahsa Amini

Protes atas kematian wanita muda Iran, Mahsa Amini, masih berkecamuk. Korban tewas dan luka terus berjatuhan


Sidang Kasus HAM Berat Paniai, Saksi: Massa Memaksa Masuk Koramil, 3 Warga Tewas

2 hari lalu

Sidang Kasus HAM Berat Paniai, Saksi: Massa Memaksa Masuk Koramil, 3 Warga Tewas

Sidang kasus HAM berat Paniai di PN Makassar digelar hari ini . Agendanya pemeriksaan saksi-saksi, dengan terdakwa Mayor (Purn) Isak Sattu.


Bakal Fitur Baru Whatsapp Call Links, Simak Kegunaannya

3 hari lalu

Bakal Fitur Baru Whatsapp Call Links, Simak Kegunaannya

Fitur ini berfungsi untuk siapa saja di WhatsApp, bahkan jika mereka tidak ada dalam daftar kontak.


Unjuk Rasa Peringati Hari Tani Nasional, Sekjen KPA: Masih Banyak Tanah Adat Dirampas

3 hari lalu

Unjuk Rasa Peringati Hari Tani Nasional, Sekjen KPA: Masih Banyak Tanah Adat Dirampas

Gabungan elemen masyarakat berunjuk rasa memperingati puncak Hari Tani Nasional di depan Gedung DPR RI, Selasa siang, 27 September 2022.


Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

3 hari lalu

Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

Massa buruh, petani dan nelayan yang tergabung dalam Komite Nasional Pembaruan Agraria menggelar demonstrasi di Gedung DPR.