Demo UU Cipta Kerja, Kapolda Metro Jaya: 33 Anarko Diamankan, Bukan Ditangkap

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa yang diduga perusuh ditangkap oleh Kepolisian yang mencoba berbaur dengan massa elemen gabungan mahasiswa saat melakukan aksi demo di sekitar kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, Selasa 20 Oktober 2020. Mahasiswa kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) pada 20, 21 dan 22 Oktober 2020. TEMPO/Subekti.

    Massa yang diduga perusuh ditangkap oleh Kepolisian yang mencoba berbaur dengan massa elemen gabungan mahasiswa saat melakukan aksi demo di sekitar kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, Selasa 20 Oktober 2020. Mahasiswa kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) pada 20, 21 dan 22 Oktober 2020. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana mengatakan sebanyak 33 orang pelajar dan terduga Anarko diamankan oleh polisi pada demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja, Selasa, 20 Oktober 2020. Nana enggan menyebut polisi melakukannya penangkapan.

    "Ini kami amankan bukan kami tangkap," kata Nana di lokasi demonstrasi, sekitar Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

    Baca Juga: BEM SI Demo UU Cipta Kerja, Polisi, Marinir Hingga Yon Zipur Berjaga di Depok

    Nana mengatakan sebanyak 10 ribu aparat gabungan dari TNI-Polri disiagakan untuk menjaga demonstrasi pada hari ini. Dari perhitungan polisi, kata Nana, massa yang berunjuk rasa berjumlah sekitar 400 orang dari kalangan mahasiswa dan 1.750 dari kelompok buruh.

    Menurut Nana, polisi saat ini masih melakukan koordinasi dengan massa aksi. Menurut dia, massa aksi ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi atau jajaran yang mewakilinya.

    "Kami sampaikan akan kami mediasi dengan pihak KSP (Kantor Staf Kepresidenan," kata Nana.

    Pantauan Tempo di lokasi, demonstrasi masih berlangsung hingga pukul 16.00. Massa aksi antara lain dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI dan Gerakan Serikat Buruh Indonesia (GSBI).


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.