Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 19, Isolasi Bertambah 71

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pintu masuk jalur 1 RSD Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu 16 September 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    Suasana pintu masuk jalur 1 RSD Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu 16 September 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 2.515 pasien Covid-19 tercatat dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu, 21 Oktober 2020.

    Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian dalam keterangan tertulisnya mengatakan jumlah itu terbagi menjadi pasien rawat inap dan isolasi. Pasien isolasi adalah orang tanpa gejala (OTG). 

    Adapun pasien rawat inap yang dirawat di Tower 6 dan 7 tercatat 1.419 orang. Pasien bergejala ringan hingga sedang ini terdiri dari 679 pria dan 740 wanita. “Berkurang 19 orang,” kata Aris, Rabu 21 Oktober 2020. 

    Pasien isolasi di Tower 4 dan 5 RSD Wisma Atlet tercatat 1.096 orang, terdiri dari 578 pria dan 518 wanita. Aris mengatakan jumlah itu bertambah 71 orang.

    Secara akumulatif, Wisma Atlet telah merawat 22.155 pasien Covid-19. Sebanyak 398 orang dipindahkan ke RS rujukan Covid-19 lain, 20.275 pasien sembuh, serta 8 orang meninggal.

    Baca juga: Pasien Covid-19 Kota Bogor yang Sembuh Bertambah 32, Total 1.458

    Sedangkan flat isolasi mandiri Wisma Atlet Kemayoran di Tower 4 dan 5 telah menampung 10.673 pasien yang menjalani karantina. Sebanyak 9.864 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 2 orang dirujuk ke rumah sakit lain, dan sisanya masih dirawat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diego Maradona dan Tangan Tuhan

    Sosok Diego Maradona yang kontroversial tidak dapat dipisahkan dari gol yang disebut-sebut orang sebagai gol Tangan Tuhan.