Jurnalis Bogor Geram Camat Cibungbulang Tuding Insan Pers Minta Uang

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kamera (Pexels.com)

    Ilustrasi Kamera (Pexels.com)

    TEMPO.CO, Bogor -Sejumlah insan pers yang tergabung dalam Jurnalis Bogor Barat (JBB) dibuat geram oleh Camat Cibungbulang Yudi Nurzaman, yang menuding wartawan hendak meminta uang kepadanya dengan alasan wawancara. Yakni saat wartawan hendak mengkonfirmasi perihal mediasi antara kecamatan dengan Forum Kepemudaan dan Warga Cibatok Satu.

    "Kami datang untuk minta keterangan Camat terkait tuntutan warga untuk transparansi audit anggaran program, tapi ia malah mengeluarkan kata-kata menohok yang membuat geram para jurnalis,” kata Cepi Kurniawan, anggota JBB di Bogor, Rabu 21 Oktober 2020. Padahal isu tersebut sangat menarik, karena ada tuntutan mutasi Camat dari demonstran dan warga yang perlu dikonfirmasi kepada Yudi oleh media.

    Baca Juga: Belasan Jurnalis Bogor ODP Virus Corona, Begini Kisahnya

    Namun tanggapan Camat Yudi sebagai pejabat publik malahan melecehkan profesi jurnalis. Dan membuat para jurnalis tersulut emosinya, karena merasa tidak ada yang meminta uang. “Bahkan saat memberikan klarifikasinya, camat tidak mau menjawab detail tuduhan minta uang tadi,” ucap Cepi.

    Dikonfirmasi Camat Cibungbulang Yudi Nurjaman mengaku sudah meminta maaf kepada para jurnalis yang tersinggung karena kata-kata yang dinilai telah melecehkan profesi wartawan, saat mediasi di forum resmi dengan para pendemo bersama Muspika dan Kades Cibatok Satu.

    "Saya meminta maaf kepada seluruh insan pers terkait pernyataan saya yang menyinggung para jurnalis yang sedang meliput kegiatan aksi unjuk rasa di kantor kecamatan Cibungbulang. Saya keceplosan dan bercanda mengeluarkan kata kata yang menyinggung profesi insan pers," kata Yudi memberikan pernyataan seusai para jurnalis ‘ngamuk’ di kantornya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto