Pasien di Wisma Atlet Berkurang 10 Orang, Total Positif Covid-19 Ada 1.432

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial suasana Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Kamis, 10 September 2020. Penyalaan lampu-lampu di Wisma Atlet menjadi simbol kesiapan Wisma Atlet menghadapi semakin tingginya kasus positif di Ibu Kota. ANTARA/Galih Pradipta

    Foto aerial suasana Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Kamis, 10 September 2020. Penyalaan lampu-lampu di Wisma Atlet menjadi simbol kesiapan Wisma Atlet menghadapi semakin tingginya kasus positif di Ibu Kota. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan total ada 1.432 pasien positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta per hari ini. Pasien ditempatkan di ruang isolasi Tower 6 dan 7.

    "Pasien rawat inap terkonfirmasi positif 1.432 orang terdiri dari 675 pria dan 757 wanita," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 23 Oktober 2020.

    Baca Juga: Update Corona Jakarta: Hari Ini Tambah 989 Kasus Positif Covid-19 Baru

    Aris menyampaikan, jumlah ini berkurang 10 orang dari semula 1.442 pasien. Adapun total akumulatif pasien positif Covid-19 di Tower 6 dan 7 yang terdaftar hingga hari ini pukul 08.00 WIB mencapai 22.353 orang.

    Dari angka itu, 20.505 orang dinyatakan sembuh, 408 orang dirujuk ke rumah sakit lain, delapan orang meninggal, dan sisanya masih dalam perawatan.

    Tower 6 dan 7 Wisma Atlet dioperasikan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 yang bergejala ringan hingga sedang. Sementara orang tanpa gejala (OTG) diisolasi di Tower 4 dan 5. Para OTG disebut sebagai pasien flat isolasi mandiri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Gotong Royong Solid Di Masa Sulit Untuk Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

    Kemendikbud mengajak untuk bergotong royong dan bekerja sama memastikan pembelajaran tetap berlangsung walaupun peserta didik tidak dapat hadir.