Ucapan Hari Dokter Nasional, Anies Baswedan Kenang Kisah Tjipto Mangoenkoesoemo

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. REUTERS/Yuddy Cahya Budiman

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. REUTERS/Yuddy Cahya Budiman

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Anies Baswedan menyampaikan ucapan Hari Dokter Nasional dan hari
    jadi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke-70 melalui sebuah video yang diunggah dalam akun YouTube Pemerintah DKI Jakarta. Dalam video berdurasi 2 menit 58 detik itu Anies menyampaikan besarnya peran dokter, khususnya di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang. 

    Para dokter, kata Anies, menjadi pertahanan untuk menyelamatkan sesama. “Izinkan kami menyampaikan terima kasih, kami menyampaikan apresiasi atas perjuangan yang luar biasa di dalam menyelamatkan keluarga besar bangsa indonesia,” ujar Anies dalam video yang diunggah pada Jumat, 23 Oktober 2020 itu. 

    Anies Baswedan menjelaskan, di masa pandemi ini pemerintah membutuhkan rujukan dari organisasi profesi seperti IDI. Tujuannya, kata dia, agar kebijakan yang dihasilkan berdasarkan pada pertimbangan medis yang benar. “IDI hadir dengan rujukan-rujukan keilmuan yang menjadi pegangan bagi kita semua.” 

    Dalam ucapannya Anies menceritakan kisah dr. Tjipto Mangoenkoesoemo yang berjasa mengatasi wabah Pes di Malang pada 1912. Menurut Anies, sebagai seorang dokter, Tjipto justru berangkat ke Malang untuk mengobati masyarakat Malang, yang dihindari banyak orang. 

    “Peristiwa itu dikenang sampai sekarang. Keberanian untuk mengambil pilihan yang sulit, tidak mudah. Demi menyelamatkan sesama,” kata Anies. Kondisi itu, kata Anies, tak jauh berbeda dengan yang dialami oleh para dokter saat ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.