Pemprov Banten Beberkan Manfaat Program Pemulihan Ekonomi Dampak Covid-19

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan beraktifitas di kawasan wisata religi Kesultanan Banten di Kasemen, Serang, Banten, Ahad, 7 Juni 2020. Pemda setempat membuka kembali kawasan wisata tersebut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 seperti cuci tangan, memakai masker dan pemeriksaan suhu tubuh. ANTARA/Asep Fathulrahman

    Sejumlah wisatawan beraktifitas di kawasan wisata religi Kesultanan Banten di Kasemen, Serang, Banten, Ahad, 7 Juni 2020. Pemda setempat membuka kembali kawasan wisata tersebut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 seperti cuci tangan, memakai masker dan pemeriksaan suhu tubuh. ANTARA/Asep Fathulrahman

    TEMPO.CO, Serang – Untuk mendorong pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19, Pemprov Banten menjadi salah satu daerah yang mengajukan pinjaman untuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional  (PEN) ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Pinjaman tersebut totalnya senilai Rp 4,9 triliun dengan komposisi Rp 856 miliar di tahun 2020 dan Rp 4,1 triliun di 2021.

    “Pinjaman ini merupakan program yang diawali dari pidato Presiden Joko Widodo di Bogor mengenai komposisi pinjaman daerah karena terdampak Covid-19 melalui BUMN untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi. Pemprov menindaklanjuti itu ke Kementerian Keuangan dan mendapat dukungan atas program tersebut,” ujar Sekretaris Daerah Banten Al Muktabar Minggu, 25 Oktober 2020.

    Baca Juga: New Normal, Pemerintah DKI Siapkan Kebijakan Pemulihan Ekonomi

    Muktabar menjelaskan komposisi pembiayaannya yang diajukan adalah Rp 856 miliar di 2020 dan Rp 4,1 triliun di 2021. Semua pelaksanaan skema pembiayaan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dilakukan bersama PT SMI. “Pemprov juga menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pendampingan agar program ini berjalan secara akuntabel dan transparan,” katanya.

    Skema pembiayaan ini, selain berbasis infrastruktur dan harus mendukung pemulihan ekonomi juga untuk kesehatan dan pendidikan sebagaimana visi misi Gubernur Banten yang tertuang dalam RPJMD Provinsi Banten. “Untuk ke fasilitas akses ke infrastruktur, kesehatan, pendidikan. agenda tersebut merupakan satu kesatuan yang pada dasarnya itu semua dalam rangka wujud recovery (pemulihan ekonomi),” kata Muktabar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.