Libur Panjang, Polda Banten Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan Covid-19

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi memeriksa pengendara motor yang berboncengan di check point setelah pemberlakuan kebijakan PSBB di Tangerang Raya. ANTARA/ HO-Humas Polda Banten

    Polisi memeriksa pengendara motor yang berboncengan di check point setelah pemberlakuan kebijakan PSBB di Tangerang Raya. ANTARA/ HO-Humas Polda Banten

    TEMPO.CO, Serang -Menjelang libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, Kepolisian Daerah Banten memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan. Pengetatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi potensi penularan Covid-19 diseluruh tempat wisata di Provinsi Banten.

    Kapolda Banten Inspektur Jenderal Fiandar mengatakan menghadapi libur panjang akhir Oktober, polisi akan lebih memperketat penerapan protokol kesehatan di tempat wisata, seperti mengenakan masker, mencuci tangan dan juga menjaga jarak.

    Baca Juga: Kongres Aktivis pada Peringatan Sumpah Pemuda Batal Digelar di Monas

    Kebijakan tersebut, kata Fiandar, sesuai arahan Kapolri Jenderal Idham Azis dalam mencegah penyebaran Covid-19 di saat musim liburan, yang disampaikan oleh Wakapolri melalui video conference. “Agar tetap sehat dan aman, pilihan terbaik masyarakat untuk berada di rumah saja dan selalu menggunakan masker di mana saja,” kata Fiandar Senin, 26 Oktober 2020.

    Menurut Fiandar, Polda Banten akan menggandeng TNI, Gugus Tugas Covid-19, Pemda dan seluruh lapisan masyarakat lainnya untuk aktif mengawasi penerapan protokol kesehatan. Adapun, lokasi patroli akan dilaksanakan di beberapa tempat yang berpotensi muncul kerumunan massa. di antaranya tempat wisata Pantai Anyer, Pantai Carita, Pelabuhan Merak.

    Banten diprediksi menjadi salah satu daerah tujuan orang untuk menghabiskan waktu libur panjang yang jatuh pada 28 Oktober 2020 hingga 30 Oktober 2020. "Di tempat wisata nanti ada pengetatan protokol kesehatan," katanya.

    Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten Ahmad Sari Alam memastikan, seluruh hotel di Provinsi Banten akan menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. “Semua hotel pasti menyediakan fasilitas penunjang dan mensosialisasikan 3 M kepada pengunjung,” katanya.

    Sari Alam mengatakan, hingga saat ini hotel yang paling banyak dipesan adalah hotel-hotel yang berada di kawasan pantai Anyer Kabupaten Serang, Pantai Carita dan Tanjung Lesung Kabupaten Pandeglang. “Pastinya ada peningkatan dibanding bulan-bulan lalu, tapi persentasenya secara umum masih di bawah lima puluh biasanya mendekati liburan meningkat,” katanya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.