Baru 20 Persen OTG di Kota Depok yang Jalani Isolasi di RS

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis yang mengenakan APD memimpin senam bersama pasien Covid-19 yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 28 September 2020. Olahraga yang dilakukan 25 pasien OTG tersebut, dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh selama menjalankan isolasi.  TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Petugas medis yang mengenakan APD memimpin senam bersama pasien Covid-19 yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 28 September 2020. Olahraga yang dilakukan 25 pasien OTG tersebut, dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh selama menjalankan isolasi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Depok – Pemerintah Kota Depok mengakui baru bisa merawat orang yang terpapar Covid-19 kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) sekitar 20 persen dari total kasus.

    Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-29 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan jumlah OTG di Depok saat ini sebanyak 1.333 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 253 orang dirujuk ke rumah sakit, dan sisanya melaksanakan isolasi mandiri di rumahnya.

    Baca Juga: Jakarta Pusat Siapkan 2.019 Kamar Hotel Tampung OTG Covid-19

    “Mereka yang menjalani isolasi mandiri, mereka identik dengan kasus positif tanpa gejala,” kata Dadang saat dikonfirmasi Selasa 27 Oktober 2020.

    Dadang mengatakan keterbatasan ruang isolasi di rumah sakit yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Kota Depok adalah alasan para OTG harus menjalankan isolasi mandiri di rumah. “Yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 1.080 orang,” kata Dadang.

    Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, pasien OTG yang menjalani isolasi mandiri terbanyak ada di Kecamatan Pancoran Mas dengan total 145 orang. Dibawahnya adalah Kecamatan Sukmajaya sebanyak 141 orang dan Kecamatan Cipayung 114 orang.

    Kemudian Kecamatan Cimanggis sebanyak 112 orang, Kecamatan Tapos dengan 110 orang, Kecamatan Beji 107 orang, Kecamatan Cilodong sebanyak 92 orang, Kecamatan Limo sebanyak 85 orang.

    Kecamatan Bojongsari sebanyak 73 orang, Kecamatan Sawangan 71 orang dan Kecamatan Cinere ada 25 orang.

    Sementara, untuk OTG yang dirawat di Rumah Sakit yakni di Kecamatan Pancoran Mas sebanyak 42 orang, Kecamatan Cimanggis sebanyak 33 orang, Kecamatan Beji 30 orang, Kecamatan Tapos 25 orang.

    Kemudian Kecamatan Sawangan sebanyak 23 orang, Kecamatan Limo 22 orang, Kecamatan Sukmajaya dan Cipayung masing-masing 20 orang, Kecamatan Bojongsari 18 orang, Kecamatan Cilodong 17 orang dan Cinere 3 orang.

    Untuk diketahui, data Covid-19 di Kota Depok pada Senin 26 Oktober 2020, kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 6.858 kasus, dengan rincian sembuh 5.329 orang, meninggal 192 dan kasus konfirmasi aktif mencapai 1.337 kasus.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Gotong Royong Solid Di Masa Sulit Untuk Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

    Kemendikbud mengajak untuk bergotong royong dan bekerja sama memastikan pembelajaran tetap berlangsung walaupun peserta didik tidak dapat hadir.