Bahar Bin Smith Lapor Dugaan Kriminalisasi ke Anggota DPR RI

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bahar bin Smith, pencaramah atau Dai yang dipidana sebab tiga pasal berlapis, saat dijemput keluarga besar dan kuasa hukumnya saat bebas hari ini dari Lapar kelas II Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu 16 Mei 2020. dok. Istimewa

    Bahar bin Smith, pencaramah atau Dai yang dipidana sebab tiga pasal berlapis, saat dijemput keluarga besar dan kuasa hukumnya saat bebas hari ini dari Lapar kelas II Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu 16 Mei 2020. dok. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa Hukum Bahar bin Smith, Aziz Yanuar, melaporkan dugaan kriminalisasi kliennya itu ke anggota DPR RI. Dugaan kriminalisasi muncul karena Bahar kembali ditetapkan polisi sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan seorang sopir taksi online di tahun 2018.

    Padahal menurut Aziz, kasus itu sudah selesai dan berujung pencabutan laporan oleh korban. Kedua pihak pun sudah berdamai dan menganggap kasus itu sebagai salah paham. 

    Baca Juga: Bahar bin Smith Jadi Tersangka di Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online

    "Kami sudah melaporkan hal ini ke anggota DPR RI kemarin. Kami lapor ke Habiburokhman," ujar Aziz saat dihubungi Tempo, Kamis, 29 Oktober 2020. 

    Dalam laporan tersebut, Habiburokhman berjanji akan menindaklanjutinya. Politikus asal Partai Gerindra itu akan meneruskan aduan dugaan kriminalisasi itu ke Kapolri Jenderal Idham Aziz. 

    Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat. Penetapan tersangka Pentolan Front Pembela Islam atau FPI itu sesuai dengan surat yang dikeluarkan Ditreskrimum dengan nomor: B/4094/X/2020/Ditreskrimum. 

    "Hasil gelar perkara, (Bahar) telah ditetapkan tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi CH Patoppoi, seperti dikutip Antara, Selasa, 27 Oktober 2020.

    Dari penetapan tersangka itu, polisi menjerat Bahar dengan pasal 170 dan pasal 315 KUHP tindakan kekerasan terhadap orang atau penganiayaan.

    Saat ini, kata Patoppoi, pihaknya sedang meminta izin ke Direktorat Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM untuk melakukan pemanggilan terhadap Bahar.

    Seperti diketahui, Bahar bin Smith saat ini masih menempuh proses hukuman atas kasus penganiyaan sebelumnya yang dilakukan terhadap dua remaja di Bogor.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.