Libur Panjang: BPTJ Catat Penumpang Bus Antar Kota Melonjak 23-62 Persen

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang Bus AKAP (antar kota antar provinsi) duduk dengan menjaga jarak di Terminal Pulogebang, Jakarta, Ahad, 10 Mei 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Penumpang Bus AKAP (antar kota antar provinsi) duduk dengan menjaga jarak di Terminal Pulogebang, Jakarta, Ahad, 10 Mei 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta -Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek disingkat BPTJ mencatat penumpang yang berangkat dari terminal tipe A menjelang dan saat libur panjang meningkat drastis.

    Kepala BPTJ Polana B. Pramesti mengatakan, jumlah penumpang bus Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) itu melonjak rata-rata 23-62 persen pada 22-28 Oktober 2020.

    Terminal tipe A naungan BPTJ itu antara lain Terminal Jatijajar, Depok; Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang; Terminal Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan; dan Terminal Baranangsiang, Kota Bogor.

    "Terminal Pondok Cabe misalnya tercatat kenaikan sebesar 23 persen, Terminal Jatijajar sebesar 38 persen, dan Terminal Poris Plawad sebesar 62 persen," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 30 Oktober 2020.

    Baca juga : Epidemiolog: Penularan Covid-19 ke Keluarga Saat Libur Panjang Sulit Diatasi

    Walau begitu, penumpang di Terminal Baranangsiang justru menurun. Menurut dia, rata-rata hanya 134 orang naik bus AKAP dari Terminal Baranangsiang. Padahal, selama pandemi Covid-19, rata-rata 182 orang berangkat dari terminal tersebut setiap harinya.

    Libur panjang kali ini merupakan cuti bersama merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 28-30 Oktober 2020. Hari libur berlanjut pada 31 Oktober dan 1 November karena akhir pekan.

    Polana mengingatkan penumpang untuk tetap menjaga perilaku saat naik transportasi publik. Penumpang, dia melanjutkan, perlu menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yakni memakai masker dan tak berkerumun selama perjalanan.

    Lalu operator juga harus mengukur suhu penumpang serta melakukan sterilisasi sarana dan prasaran secara rutin. Polana mengimbau penumpang pulang lebih awal dan tak bertumpu pada satu hari tertentu.

    "Kita semua berharap libur panjang ini tidak turut serta membuat daftar kasus positif Covid-19 bertambah panjang," demikian Polana.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto