Polsek Duret Sawit: Bocah Hanyut di Sungai Banjir Kanal Timur Belum Ditemukan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang hanyut. shutterstock.com

    Ilustrasi orang hanyut. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Petugas Kepolisian Sektor Duren Sawit, Jakarta Timur, mengungkapkan seorang bocah bernama Afwan Qolbi Trinugroho, 11 tahun, yang menghilang sejak Rabu, 4 November 2020, diduga hanyut di Sungai Banjir Kanal Timur (BKT).

    "Ada saksi mata yang melaporkan bahwa korban terseret arus sungai BKT saat berenang," kata Kapolsek Duren Sawit Ajun Komisaris Polisi Rensa Sastika Aktadivia di Jakarta, Jumat, 6 November 2020.

    Baca Juga: Bocah 11 Tahun Terbawa Arus dan Tenggelam di BKT

    Rensa mengatakan hingga Jumat siang sudah dua saksi yang melapor bahwa korban berenang di Sungai BKT sekitar pukul 14.30 WIB.

    Kesaksian dari rekan dekat korban diperkuat dengan bukti pakaian dan celana korban yang ditemukan di bantaran Sungai BKT. "Kami temukan satu set kaos, celana pendek dan celana dalam di bantaran sungai," ujar Rensa.

    Rensa mengungkapkan korban bersama saksi dan empat orang yang tidak diketahui identitasnya sempat berenang lalu terbawa oleh arus air tepat di belakang kantor Koramil RT001/RW03 Kelurahan Pondok Kopi Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

    Salah satu saksi sempat menyelamatkan diri dan berusaha menepi, kemudian berusaha menolong korban. Namun arus terlalu deras hingga korban tidak terselamatkan."Saksi yang mencoba menyelamatkan korban hampir tenggelam, akhirnya korban tidak bisa diselamatkan dan terbawa oleh arus," tutur Rensa.

    Atas kejadian tersebut kemudian saksi menghubungi petugas pemadam kebakaran dan Basarnas."Pencarian masih kami lakukan di sekitar BKT," katanya.

    Sebelumnya, keluarga korban telah membuat laporan orang hilang atas nama Afwan Qolbi Trinugroho karena tidak pulang ke rumahnya di Jalan Rawadas RT01/RW03 Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit sejak Rabu.

    Ayah korban, Muhammad Salim, sempat mendatangi satu per satu rumah rekan korban untuk menanyakan keberadaan putranya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ivermectin: Obat Cacing yang Digadang-gadang Ampuh dalam Terapi Pasien Covid-19

    Menteri BUMN Erick Thohir menilai Ivermectin dapat menjadi obat terapi pasien Covid-19. Kepala BPOM Penny K. Lukito menyebutkan belum ada penelitian.