Rizieq Shihab Mau Datang, Akses ke Bandara Soekarno-Hatta Nyaris Lumpuh

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kemacetan lalu lintas. ANTARA/Zabur Karuru

    Ilustrasi kemacetan lalu lintas. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Tangerang- Akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa pagi ini, 10 November 2020, nyaris lumpuh karena jalan-jalan utama dipenuhi massa pendukung  Rizieq Shihab. "Kalau lumpuh sih tidak, tapi kendaraan bergerak pelan sekali karena semua akses hampir ditutup," ujar Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta Ajun Komisaris Tugiyo kepada TEMPO pagi ini.

    Tugiyo mengatakan ratusan massa pendukung Rizieq Shihab secara berkala mencoba menerobos dan masuk area Bandara Soekarno-Hatta sejak Senin malam. Mereka masuk melalui arah Tangerang maupun Jakarta.

    Dari akses arah Jakarta atau tol Bandara, arus kendaraan sudah mulai tersendat dan antre panjang. "Kondisi terakhir antrean sudah terjadi dari tol bandara hingga Cengkareng, sekitar 2 kilometer."

    Antrean kendaraan ini disebabkan oleh banyaknya kendaraan pendukung Rizieq yang memarkir kendaraannya di bahu jalan tol bandara. Massa pendukung kemudian berjalan memenuhi jalan P2 Bandara, akses utama menuju Terminal 1,2 dan 3.

    ADVERTISEMENT

    Banyaknya massa pendukung ini membuat arus kendaraan tersumbat. "Untuk saat ini masuk ke bandara sangat sulit karena akses dipenuhi massa," kata Tugiyo.

    Akses satu satunya yang bisa digunakan adalah jalur alternatif yaitu jalan P1 yang dibuat contraflow. "Itupun sulit diterobos kendaraan karena tertutup massa yang jalan kaki."

    Adapun akses dari arah Tangerang yaitu TOD M1, Jalan Perimeter Selatan dan Perimeter Utara ditutup sejak tadi malam.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.