Henry Yosodiningrat Minta Laporannya Soal Rizieq Shihab Ditindaklanjuti Polisi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Henry Yosodiningrat. TEMPO/Santirta M.

    Henry Yosodiningrat. TEMPO/Santirta M.

    TEMPO.CO, Jakarta - Advokat Henry Yosodiningrat meminta polisi menindaklanjuti kembali laporan pencemaran nama baik terhadapnya yang diduga dilakukan oleh Rizieq Shihab. Permintaan itu dimuat dalam surat kepada Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana yang akan diantarkannya hari ini.

    "Siang ini mau saya antarkan ke Polda Metro Jaya," kata Henry kepada Tempo, Rabu, 11 November 2020.

    Dalam suratnya, Henry menjelaskan bahwa laporan ke Polda Metro Jaya dibuat pada 31 Januari 2017. Laporan itu diterima dan teregister dengan nomor LP/529/l/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus.

    Menurut dia, laporan itu selama ini tidak dapat ditindaklanjuti oleh polisi. "Karena tidak berapa lama setelah saudara Muhammad Rizieq Shihab saya laporkan, yang bersangkutan berangkat meninggalkan Indonesia dengan alasan umrah dan menetap di Arab Saudi selama tidak kurang dari 3,5 tahun." Demikian penggalan kutipan surat Henry.

    Dalam kasus ini, pencemaran nama baik terhadap Henry diduga dilakukan melalui akun Facebook Satu Channel dan akun Instagram habib.rizieq. Henry dituduh sebagai komunis dan memusuhi umat Islam.

    Rizieq Shihab kembali ke Indonesia per Selasa, 10 November 2020. Kepulanganya disambut simpatisannya, baik di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang maupun di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ivermectin: Obat Cacing yang Digadang-gadang Ampuh dalam Terapi Pasien Covid-19

    Menteri BUMN Erick Thohir menilai Ivermectin dapat menjadi obat terapi pasien Covid-19. Kepala BPOM Penny K. Lukito menyebutkan belum ada penelitian.