Pelebaran Jembatan Kali Cakung, Kota Bekasi Alihkan Lalu Lintas Jalan Noer Ali

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara proyek pembangunan Tol Becakayu (Bekasi, Cawang dan Kampung Melayu) seksi II-A di Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 7 September 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Foto udara proyek pembangunan Tol Becakayu (Bekasi, Cawang dan Kampung Melayu) seksi II-A di Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 7 September 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta -Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat mengalihkan arus lalu lintas di ruas Jalan KH Noer Ali, menyusul rencana pelebaran Jembatan Kali Cakung oleh pengelola Tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu atau Becakayu. Rekayasa lalu lintas Jalan KH Noer Ali diterapkan dari Jembatan 6 hingga Simpang Caman Alternatif 2.

    "Rekayasa lalu lintas diberlakukan sejak akhir pekan lalu dan direncanakan hingga awal Januari 2021," kata Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi Teguh Indriyanto, di Bekasi, Rabu, 11 November 2020. Pengalihan arus lalu lintas ini menggunakan skema lawan arus atau contraflow yang dijadwalkan akan kembali normal pada 4 Januari 2021.

    Rekayasa lalu lintas ini dilakukan sehubungan dengan rencana proyek pekerjaan pelebaran atau voided slab Jembatan Kali Cakung pada jalan arteri sisi selatan Jalan KH. Noer Ali oleh PT Kresna Kusuma Dyandra Marga. "Proyek ini untuk meningkatkan ruas Jalan KH. Noer Ali sisi selatan sebagai akibat pelaksanaan proyek Jalan Tol Becakayu Seksi 2A Jembatan Caman sampai dengan simpang Bekasi Cyber Park, dilakukan beberapa prosedur rekayasa lalu lintas."

    Dinas Perhubungan Kota Bekasi telah memasang traffic light portable sebagai rambu jalan di Simpang Caman sebelum jembatan dengan pergerakan dua fase untuk menghindari penyeberang di atas jembatan akibat volume kendaraan. Kendaraan di bawah jembatan dikhususkan untuk satu arah yaitu hanya dari Bekasi sedangkan kendaraan dari arah Jakarta mengambil jalur kiri ke arah Bintara Jaya atau memutar di atas jembatan tol.

    Pemerintah Kota juga telah menyediakan jumlah media informasi untuk mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas yang telah dibuat seperti fasilitas keselamatan lalu lintas. "Sudah ada spanduk penutupan ruas jalan di beberapa lokasi di sekitar pelaksanaan pekerjaan hingga penempatan personel Dinas Perhubungan dan Kepolisian untuk membantu kelancaran lalu lintas," kata dia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto