Jelang Kedatangan Rizieq Shihab ke Megamendung, Polres Bogor Siagakan 700 Polisi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pengikut FPI berbaris sepanjang jalan di jalur Puncak, dari lampu merah simpang TMC Gadog hingga simpang Pasir Muncang. Sambil bermain hadroh, mereka membaca shalawat nabi. Jumat 13 November 2020. TEMPO/M.A MURTADHO

    Para pengikut FPI berbaris sepanjang jalan di jalur Puncak, dari lampu merah simpang TMC Gadog hingga simpang Pasir Muncang. Sambil bermain hadroh, mereka membaca shalawat nabi. Jumat 13 November 2020. TEMPO/M.A MURTADHO

    TEMPO.CO, Bogor - Polres Bogor menurunkan 700 personel gabungan untuk menjaga situasi tetap kondusif di jalur Puncak menjelang kedatangan pimpinan Front Pembela Islam atau FPI Rizieq Shihab ke Megamendung. Rizieq diinformasikan berangkat dari Petamburan, Jakarta sekira pukul 08.00 WIB.

    "Difokuskan pukul 10 hingga 12 atau pas jumaatan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, inspektur satu Dicky Pranata, di Pos TMC Gadog, Jumat 13 November 2020.

    Saat ini, baru jamaah Rizieq yang datang. Agar kegiatan para jamaah atau pendukung menyambut kedatangan imam mereka berjalan lancar, Polres Bogor sudah mempersiapkan pengamanan. Termasuk, menyiapkan kantung parkir bagi jamaah agar tidak parkir sembarang di bahu jalan.

    Hinggal pukul 07.00 kondisi lalu lintas di jalur puncak, masih terkendali. "Satu per satu jemaah mulai datang," kata Dicky.

    Kondisi menuju Puncak kondusif, rekayasa lalu lintas belum diberlakukan. Rekayasa lalu lintas diberlakukan jika terjadi kepadatan kendaraan. "Informasinya, (Rizieq) akan dikawal Biker Syariah," kata Dicky.

    Koordinator Biker Syariah, Muhamad Ishaq, mengatakan aka nada sekitar 500 biker yang akan menjemput dan mengawal imamnya. Titik awal pengawalan dimulai di lampu merah simpang Gadog, sampai ke lokasi pondok pesantren yang dikelola Rizieq. "Biker tergabung dari semua komunitas motor.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.