Tanggulangi Banjir, Pemerintah Ajak Pengusaha Bantu Bangun 2 Waduk di Cilincing

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi alat berat. ANTARA/Yudhi Mahatma

    Ilustrasi alat berat. ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kecamatan Cilincing mengajak pengusaha ikut membantu pembangunan Waduk Belibis dan Waduk Rawa Malang. Kepala Satuan Pelaksana Suku Dinas Sumber Daya Air Kecamatan Cilincing Tjahyono Budi Setiawan mengatakan, bantuan pengusaha akan difokuskan pada perbaikan saluran makro dan pembangunan dua waduk di Cilincing.

    "Tentunya kolaborasi dunia usaha apabila meminjamkan alat berat dan BBM (bahan bakar minyak) dapat mempercepat pengerjaan dua waduk ini," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin, 16 November 2020. Misalnya, pengusaha meminjamkan alat berat atau menyediakan bahan bakar minyak.

    Kerja sama ini dilakukan untuk mempercepat penanggulangan banjir di musim hujan. Saat ini pemerintah baru merampungkan 1,5 dari 3,8 hektare Waduk Belibis. Sedangkan pengerjaan Waduk Rawa Malang tak sampai setengahnya, yakni 1,4 dari 7,8 hektare.

    Saat ini hanya ada dua alat berat untuk mengerjakan waduk itu. “Jika alat berat bertambah, kita bisa semakin mempercepat pengerjaan waduk ini," ujarnya.

    Waduk Belibis, dapat menampung sementara aliran air dari Kali Gubuk Genteng. Air mengalir dari Kali Cakung Lama.

    Akan halnya Waduk Rawa Malang berfungsi menampung air dari Kali Rawa Malang, Kali Gendong, dan PHB Nusa Kirana. Air kemudian diteruskan mengalir ke muara Laut Utara.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto