Sopir Ojek Online Jadi Korban Begal di Tamansari Jakarta Barat

Reporter

Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

TEMPO.CO, Jakarta -Seorang pengemudi ojek online, Aditya Wiratama Sukma Riyanto, 18 tahun menjadi korban begal, dan terluka akibat terkena tusukan senjata tajam di Tamansari, Jakarta Barat, Jumat dinihari.

Kapolsek Metro Tamansari AKBP Abdul Ghafur mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.“Sedang pendalaman (kasus) dengan Kanit Reskrim. Nanti akan dikabari lebih lanjut,” ujar Ghafur di Jakarta, Jumat, 20 November 2020.

Baca Juga: Dishub DKI Mencatat 3.622 Pelanggaran Berkerumun Opang dan Ojol di PSBB DKI

Menurut keterangan korban, insiden tersebut terjadi pada pukul 03.30 WIB, saat ia mengantarkan makanan menuju kantor Jaya Agency, melintas di kawasan Tamansari.

Dia dihadang oleh lima orang pelaku begal yang berboncengan dengan dua motor, kemudian memepet korban dan memaksanya berhenti di jalan. Salah satu pengendara motor mengancam pengemudi ojek online tersebut dengan senjata tajam agar mau berhenti.

Motor milik Aditya hendak dirampas oleh dua pelaku, namun dia melawan. Akibatnya, dia mendapat luka tusuk di bokong akibat senjata tajam tersebut, dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Motor tersebut tidak jadi dirampas oleh para pelaku begal, namun dompet dan ponsel Aditya telah berada di tangan para pelaku.

Sementara, Kanit Reserse Kriminal Polsek Metro Tamansari AKP Lalu Musti Ali mengatakan polisi baru menangkap satu terduga pelaku yang ditangkap oleh warga saat ditemukan terjatuh usai insiden tersebut.

Namun karena tidak adanya saksi pada insiden tersebut selain korban, polisi masih melakukan pendalaman.“Karena situasi di TKP gelap dan keterangan masih berdiri sendiri (tidak ada saksi), jadi kami belum memberi kesimpulan,” ujar dia.






Gerebek Kampung Ambon, Polsek Cengkareng Tangkap 8 Pengedar Narkoba

5 jam lalu

Gerebek Kampung Ambon, Polsek Cengkareng Tangkap 8 Pengedar Narkoba

Polsek Cengkareng tangkap delapan pengedar narkoba di Kampung Ambon.


Polsek Tambora Selidiki Aksi Penembakan oleh Pria Berjaket Ojol

8 jam lalu

Polsek Tambora Selidiki Aksi Penembakan oleh Pria Berjaket Ojol

Polsek Tambora menyelidiki kasus penembakan yang dilakukan seorang pria memakai jaket ojek online kepada warga di kawasan Tanah Sereal, Jakarta Barat


Dugaan Pelanggaran Aplikator Belum Ditanggapi Kemenhub, SPAI Surati Presiden Jokowi

2 hari lalu

Dugaan Pelanggaran Aplikator Belum Ditanggapi Kemenhub, SPAI Surati Presiden Jokowi

SPAI akan bersurat ke Presiden karena laporan dugaan pelanggaran aplikator.


Karena Masalah Hak Cipta, GoTo dan Nadiem Makarim Digugat Rp 41,9 T

2 hari lalu

Karena Masalah Hak Cipta, GoTo dan Nadiem Makarim Digugat Rp 41,9 T

Pemilik ojek online Bintaro Hasan Azhari kembali menggugat PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Nadiem.


Berkas Sudah Tahap II, Roy Suryo Ditahan 20 Hari di Rutan Salemba

4 hari lalu

Berkas Sudah Tahap II, Roy Suryo Ditahan 20 Hari di Rutan Salemba

Roy Suryo ditahan 20 hari di Rutan Salemba setelah berkasnya selesai tahap II.


Driver Ojol Beberkan Besaran Potongan oleh Aplikator Hampir 40 Persen

5 hari lalu

Driver Ojol Beberkan Besaran Potongan oleh Aplikator Hampir 40 Persen

Salam setiap pemesanan atau order, aplikator memotong biaya kepada pengemudi ojol sekitar 20 hingga hampir 40 persen.


Asosiasi Sebut Kemenhub Cuci Tangan Soal Masalah Tarif Ojol dan Taksi Online

7 hari lalu

Asosiasi Sebut Kemenhub Cuci Tangan Soal Masalah Tarif Ojol dan Taksi Online

Kemenhub mengatakan belum menerima laporan dari perwakilan ojol soal aplikator yang melanggar aturan tarif.


6 Pos Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak Berdiri, setelah 2 Remaja Dipaksa Jadi PSK

7 hari lalu

6 Pos Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak Berdiri, setelah 2 Remaja Dipaksa Jadi PSK

Pemerintah Kota Jakarta Barat mendirikan Pos Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak di enam lokasi permukiman warga.


Pengemudi Laporkan Aplikator Pelanggar Tarif Ojol, Kemenhub: Belum Ada Laporan

7 hari lalu

Pengemudi Laporkan Aplikator Pelanggar Tarif Ojol, Kemenhub: Belum Ada Laporan

Jika laporan soal keluhan para pengemudi ojol itu masuk, Kemenhub akan segera meneruskannya ke Kominfo.


Dapat BLT Rp 1,2 Juta, Driver Ojek Online: Ibarat Obat Pereda Nyeri

8 hari lalu

Dapat BLT Rp 1,2 Juta, Driver Ojek Online: Ibarat Obat Pereda Nyeri

Dia khawatir pemberian BLT UMKM ke driver ojek online itu dimanfaatkan oleh pihak aplikator untuk menekan biaya perusahaan dan kemudian lepas tangan.