Polisi Tangkap Terduga Pembunuhan Pria di Kampung Bayur

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com

    Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com

    TEMPO.CO, Tangerang -Kepolisian Sektor Jatiuwung, Tangerang Kota, menangkap seorang pria berinisial NJ, karena diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Kit Fo, 42 tahun.

    Korban pertama kali ditemukan warga tergeletak dengan bersimbah darah di Jalan Kampung Bayur, Periuk Jaya, Kota Tangerang, pada Kamis malam kemarin. 

    "Diduga sebagai pelaku sudah berhasil kami tangkap di daerah Pasar Kemis,"ujar Kapolsek Jatiuwung Komisaris Aditya Sembiring saat dihubungi, Sabtu, 21 November 2020. 

    Aditya mengatakan terduga pelaku ditangkap pada Jumat malam kemarin. Hingga saat ini NJ masih dalam pemeriksaan oleh penyidik yang sedang menggali kronologi pembunuhan tersebut. 

    Baca juga : Ternyata, Pelaku Pembunuhan di Rumah Kontrakan Depok Telah Dua Kali Membunuh

    Aditya mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab luka di kepala korban dari terduga pelaku. " Dari hasil autopsi memang penyebab meninggalnya diduga akibat benda tumpul di bagian kepala belakang," kata Aditya. 

    Warga Jatiuwung digegerkan penemuan mayat NJ pada Kamis malam sekitar pukul 21.05. Pada saat ditemukan, terdapat luka pada kepala jasad warga asal Kelurahan Dadap tersebut.

    Aditya mengatakan, korban menggunakan kaos berwarna hitam serta membawa tas warna coklat saat ditemukan.

    Polisi kemudian membawa mayat pria itu ke Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kota Tangerang.

    Saat ini, kata Aditya, pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi yang menemukan korban tewas itu, termasuk ketua RW setempat untuk menggali keterangan. Polisi sempat kesulitan mengungkap penyebab kematian NJ, karena tak adanya kamera CCTV di sekitar lokasi pembunuhan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada Menteri KKP Edhy Prabowo Di Balik Lobster

    Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dilaporkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi pada Rabu dini hari, 25 November 2020.