Update Corona DKI: Hari Ini Ada Tambahan 1.342 Kasus Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona Covid-19. ANTARA/Shutterstock/am.

    Ilustrasi peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona Covid-19. ANTARA/Shutterstock/am.

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta hingga Ahad, 22 November 2020 mencapai 127.164 orang, sebanyak 115.939 atau 91,2 persen di antaranya dinyatakan sembuh.

    Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id pada Ahad ada pertambahan kasus positif sebanyak 1.342.

    Angka itu merupakan hasil pemeriksaan usap (swab test PCR) pada Sabtu 21 NovemberNovemb yang dilaporkan hari ini sebanyak 1.070 kasus.

    Baca juga : Kapolda Metro Soal Kerumunan: Kapolsek, dan Wakil Kapolsek tidak dibawa.

    Sedangkan sisanya sebanyak 272 kasus adalah hasil pemeriksaan beberapa hari sebelumnya yang baru dilaporkan hari ini.

    Sampai tes terakhir pada Sabtu sudah ada 1.972.337 spesimen yang telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 58 laboratorium.

    Dari jumlah tes tersebut, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" Covid-19 selama sepekan terakhir di angka 9,9 persen.

    Mengingat perkembangan virus corona (COVID-19) yang belum terkendali, redaksi Antara mengingatkan para pembaca untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip protokol kesehatan dalam berkegiatan sehari-hari. Yakni:

    • Tetap tinggal di rumah dan tidak keluar bila tidak ada keperluan mendesak.
    • Selalu menjalankan 3M: Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak aman 1,5-2 meter, dan Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin.
    • Ingatkan sesama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Staf Khusus Edhy Prabowo yang Terjerat Korupsi

    Dua Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjadi simpul utama dalam kasus dugaan korupsi.