Hasil Poling Tempo, Denda Rp 50 Juta Rizieq Shihab Tidak Beri Efek Jera

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pintu masuk kediaman Rizieq Shihab di Jalan Paksi, Petamburan 3, Jakarta Barat, dijaga laskar FPI, 12 November 2020. Tempo/Imam Hamdi

    Pintu masuk kediaman Rizieq Shihab di Jalan Paksi, Petamburan 3, Jakarta Barat, dijaga laskar FPI, 12 November 2020. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 78 persen masyarakat meyakini bahwa denda Rp 50 juta yang dijatuhkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Pimpinan FPI Rizieq Shihab tidak memberikan efek jera. Hasil itu muncul dari poling yang dilakukan Tempo sepanjang sepekan terakhir.

    Poling yang dilakukan Tempo sejak Senin 16 November 2020 itu cukup menarik minat masyarakat dan diikuti oleh 1.405 orang.

    Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggunakan Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2020 kepada Rizieq, yaitu hukuman denda Rp 50 juta, atas serangkaian kegiatan di kediamannya yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar.

    Pertanyaan yang diajukan saat poling adalah, "Apakah menurut anda denda Rp 50 juta yang dijatuhkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Pimpinan FPI, Rizieq Shihab sudah memberikan efek jera?"

    Hasilnya, sebanyak 1.096 dari 1.405 pengikut poling atau sekitar 78 persen meyakini bahwa denda Rp 50 juta yang dijatuhkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Rizieq tidak sudah memberikan efek jera.

    Sementara itu hanya persentase kecil yang merasa yakin bahwa denda tersebut sudah memberikan efek jera, yaitu sebesar 20 persen atau 281 orang. Adapun mereka yang memilih menjawab tidak tahu sebesar 2 persen atau 28 orang

    Klik untuk hasil lengkap poling tempo.co. Poling Tempo sendiri dilakukan di media tempo.co. Poling ini dilakukan setiap pekannya dengan beragam tema.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.