Anies Baswedan Sebut Akses JakWifi kini Tersedia di 9.000 Titik

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah siswa melakukan kegiatan belajar secara online menggunakan fasilitas JakWIFI di Sekretariat RW 02 Galur, Senen, Jakarta, Senin, 1 September 2020. Kegiatan belajar online ini diikuti belasan siswa dari pukul 08.00-10.00. Para siswa diwajibkan menggunakan seragam dan membawa alat tulis masing-masing di kantor Sekretariat RW 02 Galur. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sejumlah siswa melakukan kegiatan belajar secara online menggunakan fasilitas JakWIFI di Sekretariat RW 02 Galur, Senen, Jakarta, Senin, 1 September 2020. Kegiatan belajar online ini diikuti belasan siswa dari pukul 08.00-10.00. Para siswa diwajibkan menggunakan seragam dan membawa alat tulis masing-masing di kantor Sekretariat RW 02 Galur. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah memiliki 9.000 titik akses JakWifi di Ibu Kota.

    Ia mengatakan, warga DKI yang berada di sekitar titik JakWifi bisa langsung memanfaatkan layanan internet.

    "Saat ini sudah ada 9.000 titik akses internet nirkabel yakni JakWifi dan ini gratis. Siapa saja datang dekat lokasi itu langsung bisa menggunakan JakWifi," kata Anies dalam diskusi webinar penanganan Covid-19 DKI Jakarta di Jakarta, Selasa, 24 November 2020.

    Lebih lanjut, Anies mengatakan akses JakWifi diharapkan tidak hanya bisa dinikmati oleh pelajar melainkan juga warga Jakarta yang memiliki usaha.

    Menurut Anies, akses internet saat ini, mirip dengan penyediaan fasilitas listrik pada 1970 dan 1980-an yang sangat dibutuhkan. Tujuannya agar masyarakat terintegrasi.

    Baca juga: Anies Baswedan Harap Pengusaha Manfaatkan JakWifi

    Selain itu, kata dia, akses internet juga akan membuat warga lebih inklusif di bidang teknologi informasi sehingga, akses JakWifi ditargetkan bisa dikerjakan di seluruh wilayah Jakarta.

    "Ini penyediaan fasilitas keterhubungan secara digital yang akan membantu bagi masyarakat untuk bisa ikut dalam kegiatan perekonomian, ikut dalam kegiatan pembelajaran. Jadi mereka inklusif di dalam teknologi digital," ucap Anies.

    Anies sebelumnya mengatakan, JakWifi merupakan program penyediaan wifi gratis di daerah-daerah yang tidak terjangkau layanan internet gratis.

    Ia menyebutkan, kehadiran JakWifi bukan hanya untuk pendidikan, tetapi juga bagian dari penyediaan infrastruktur kota dan perluasan akses internet untuk kebutuhan masyarakat yang melingkupi banyak sektor, dari pendidikan, ekonomi atau usaha, layanan pemerintah dan komunikasi warga.

    "Ketika terjadi pandemi ini, begitu banyak dari kita yang harus mengubah pola belajar, pola kerja. Sesuatu yang biasanya dikerjakan jarak dekat, sekarang serba dikerjakan jarak jauh," ucap Anies, Jumat, 28 Agustus 2020.

    Menurut dia, adanya pandemi Covid-19 justru lebih cepat membuat perubahan tumbuhnya kesadaran atas teknologi digital.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Berstatus Halal, Ini Alasannya

    Keputusan halal untuk vaksin Covid-19 itu diambil setelah sejumlah pengamatan di fasilitas Sinovac berikut pengawasan proses pembuatan secara rinci.