Okupansi RS Khusus Covid-19 di Kota Depok Semakin Tinggi, Penyebabnya?

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan mengambil sampel darah anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) saat mengikuti rapid test di Balai Kota Depok, Senin, 16 November 2020. Sebanyak 294 petugas anggota PPS dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Depok mengikuti tes cepat atau rapid test COVID-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas kesehatan mengambil sampel darah anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) saat mengikuti rapid test di Balai Kota Depok, Senin, 16 November 2020. Sebanyak 294 petugas anggota PPS dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Depok mengikuti tes cepat atau rapid test COVID-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Depok - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok Devi Maryori menyebut, lonjakan pasien Covid-19 di rumah sakit itu terus meningkat sejak November 2020.

    “Pertengahan Oktober agak turun, ketika awal November mulai naik,” kata Devi dikonfirmasi Tempo, Kamis 26 November 2020.

    Pemicu lonjakan pasien Covid-19 diduga karena libur panjang pada bulan tersebut, “Sepertinya iya," kata Devi.

    Direktur RSUD Kota Depok itu mengatakan, akibat peningkatan pasien Covid-19 itu tingkat okupansi atau keterisian di rumah sakit sudah mencapai kurang lebih 94 persen. “Iya ICU sudah penuh semua, jumlah bed isolasi kurang lebih 75 bed, hampir terisi full,” kata Devi.

    Selama kurun 1-23 November 2020, RSUD Kota Depok sudah merawat inap 221 pasien Covid-19. Pada September 2020, jumlah pasien Covid-19 tercatat 158 pasien dan Oktober 2020 hanya 138 pasien.

    Selain RSUD Kota Depok, Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) pun mengalami lonjakan pasien Covid-19. Manajer Pengembangan Bisnis RSUI Astrid Saraswati mengatakan, selama sepekan ke belakang tingkat okupansi di rumah sakit tersebut mencapai 80 persen.

    “Jumlah bed Covid-19 sebanyak 80 tempat tidur, terdiri dari 13 bed ICU, 8 bed HCU dan 59 bed isolasi,” kata Astrid.

    Baca juga: Kota Depok Krisis Tangani Pasien Covid-19, Wali Kota Lobi Hotel

    Jumlah kasus Covid-19 di Kota Depok pada Rabu 25 November 2020 sudah mencapai 9.675 kasus. Sebanyak 7.539 orang dinyatakan sembuh dan meninggal 261 orang. Kasus aktif yang masih dalam penanganan dan isolasi sebanyak 1.875 orang.

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.